KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemilu 2024 masih dua tahun lagi. Namun, pihak penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan itu sudah mulai bekerja. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, misalnya.
Mereka coba mempererat sinergitas dengan media massa. ‘’Ini bentuk silaturahmi dan memperkuat kerja sama yang telah berjalan cukup baik,’’ kata Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko di kantor Jawa Pos Radar Madiun, kemarin (22/8).
Menurut Kokok Hape, sapaan akrabnya, butuh kontribusi Jawa Pos Radar Madiun untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024. Sebab, dia menilai koran terbesar di Madiun Raya itu dapat menjadi penyambung lidah serta kontrol sosial, khususnya dalam pelaksanaan pemilu. ‘’Apa yang kami lakukan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat selalu disampaikan Jawa Pos Radar Madiun. Tanpa harus kami meminta atau menggelar pers rilis,’’ ujarnya.
Berkaca pada penyelenggaraan pemilu sebelumnya, lanjut dia, peran Jawa Pos Radar Madiun dapat diandalkan untuk monitoring pelaksanaan pemilu. Pun, dinilai acap membantu Bawaslu mengungkap persoalan penyelenggaraan pemilu. Contohnya, menemukan dugaan pelanggaran hingga sengketa pemilu.
Dalam kunjungannya di kantor Jawa Pos Radar Madiun, Kokok juga melakukan podcast seputar penyelenggaraan Pemilu 2024 yang akan ditayangkan di kanal YouTube Radar Madiun TV. ‘’Semoga kerja sama tetap terjalin baik hingga penyelenggaraan Pemilu 2024,’’ harapnya. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto