KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Alun-Alun Kota Madiun belum terawasi maksimal. Pasalnya, dari total delapan closed-circuit television (CCTV) yang terpasang, hanya satu titik yang berfungsi. Bahkan, kawasan paseban nihil peranti kamera pengintai tersebut.
‘’Pemasangan CCTV tahap awal memang baru menyentuh kawasan sisi selatan alun-alun. Terkait CCTV tidak berfungsi, sedang kami lakukan maintenance,’’ kata Sub-koordinator Pertamanan dan RTH Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Johan Andriyanto, Selasa (23/8).
Johan tak menampik keberadaan CCTV di kawasan alun-alun sangat dibutuhkan. Termasuk untuk mengawasi adanya tindak perusakan dan pelanggaran asusila. ‘’Sementara ini hanya perbaikan. Kalau anggaran memungkinkan, akan dilakukan pengadaan CCTV untuk dipasang di sisi utara alun-alun,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, pihaknya bakal segera membawa persoalan minimnya ketersediaan kamera pengawas itu ke meja evaluasi disperkim agar segera ditemukan solusinya. ‘’Nanti kami survei dan analisis dulu berapa titik CCTV yang dibutuhkan,’’ pungkasnya. (ggi/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto