KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Para tenaga pendidik harus memiliki banyak ilmu agar mampu mencetak siswa yang berkualitas. Hal itu diungkapkan Wali Kota Maidi terkait program peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas pembangunan di Kota Madiun.
Maidi menyebutkan, kualitas SDM merupakan faktor penting yang menentukan derajat kesejahteraan masyarakat Kota Madiun. Itu mengingat mayoritas penduduk daerah setempat berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) serta bekerja di sektor UMKM dan jasa.
‘’Kalau orang tuanya sudah pensiun dan anaknya tidak sekolah atau tidak cerdas, mereka akan jadi pengangguran. Beda dengan di kabupaten, mereka masih punya sawah sehingga bisa jadi petani,’’ tuturnya usai sidak pelaksanaan ujikompetensi guru (UKG) jenjang SMP di SMPN 4 Kota Madiun kemarin (23/8).
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota MadiunSlamet Hariyadi menjelaskan, UKG kali ini diikuti sekitar 330 tenaga pengajar SMP. Ujian dilaksanakan secara online. Tes terdiri tiga sesi. Masing-masing dengan jatah waktu 120 menit.
Setiap peserta harus mengerjakan 82 soal pilihan ganda dan 2-5 esai. ‘’Ujian ini digunakan untuk mengevaluasi empat kompetensi dasar guru. Yaitu, kompetensi pedagogik, profesional, akademik, dan sosial,’’ ujarnya. (mg4/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto