KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Musim pancaroba belakangan ini tidak bersahabat bagi sebagian petani Kota Madiun. Tak sedikit lahan padi yang gagal panen akibat terserang wereng maupun jenis hama lainnya. ‘’Kondisi iklim yang hangat tapi basah ini membuat hama mudah berkembang biak,’’ kata Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun Wahyu Niken Febrianti, Minggu (18/9).
Menurut Niken, seharusnya saat ini masih musim kemarau. Namun, kenyataannya hujan sudah kerap mengguyur. ‘’Mungkin ada fenomena La Nina di Samudra Pasifik sehingga terjadi hujan,’’ ujarnya.
Dia mengungkapkan, pada Juli lalu, dari sekitar 800 hektare lahan padi di Kota Madiun, 80 hektare di antaranya gagal panen akibat terserang hama. Angka itu jauh melampaui lahan gagal panen tahun lalu yang hanya sekitar 10-15 hektare.
Niken menambahkan, setiap lahan padi di Kota Madiun oleh pemkot telah diasuransikan. Langkah itu dilakukan untuk mengurangi beban kerugian yang ditanggung petani akibat gagal panen. ‘’Minimal bisa mengganti biaya tanam,’’ tuturnya. (mg4/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto