KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun kian asri. Wali Kota Maidi memasifkan penghijauan di wilayah kota. Pengelolaan lingkungan hidup tak lepas dari fokus tata pembangunan tiga tahun belakangan.
Ngrowo Bening Edupark yang semula lahan kosong disulap menjadi kawasan ikonik. Tak sekedar menyuguhkan wisata edukasi, juga difungsikan sebagai paru-paru kota. ‘’Fungsi Ngrowo Bening Edupark kami maksimalkan tanpa meninggalkan keasriannya agar kualitas udara di kota kita tetap terjaga,’’ jelas Maidi.
Kawasan itu juga dioptimalkan sebagai lahan pertanian sejumlah komoditas bernilai tinggi. Yakni, greenhouse untuk budidaya golden melon, budidaya madu, serta budidaya porang. ‘’Kekayaan alam yang diberikan Tuhan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Semua pembangunan atau penataan kota harus berkesinambungan tanpa meninggalkan sektor apapun,’’ tegas mantan Sekda Kota Madiun itu.
Maidi tidak main-main dalam mengatasi persoalan sampah. Tak sekadar menyediakan fasilitas pembuangan yang baik, juga mengolah sampah perkotaan menjadi bermanfaat bagi masyarakat. Tumpukan sampah yang menggunung di TPA Winongo diolah menjadi gas metan (CH4). ‘’Produksi gas metan dari pengolahan sampah dapat dimanfaatkan warga untuk memasak. Kami salurkan dengan pipa-pipa khusus ke pemukiman setempat,’’ terangnya.
Gas metan yang dihasilkan juga digunakan untuk pemanasan air yang selanjutnya menjadi uap sauna. Ruangan khusus untuk mandi sauna itu ditempatkan di kawasan TPA Winongo. ‘’Melihat beragam manfaatnya, kami berencana mengemas gas metan di dalam tabung. Agar dapat didistribusikan ke seluruh wilayah di kota kita,’’ ujarnya.
Sederet program pengelolaan lingkungan hidup mengantarkan Pemkot Madiun menyabet sejumlah penghargaan nasional nan bergengsi. Di antaranya, Green Leadership Nirwasita Tantra Dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (Kemen LHK), Kota Paling Berkelanjutan Dalam Bidang Tata Kelola Limbah UI Green City Metric Rankings 2022, Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).
Terbaru, memboyong empat penghargaan sekaligus dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 Jatim. Kota Madiun juga ditunjuk sebagai Pembina Program Kampung Iklim Terbaik Jatim, Porgram Kampung Iklim Utama Nasional 2021 untuk dua kelurahan, dan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Jatim. ‘’Pembangunan apa pun harus mengedepankan wawasan lingkungan,’’ pungkasnya. (ggi/prog/fin)
Editor : Hengky Ristanto