Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kejar Target Penanganan Penderita Darah Tinggi

Hengky Ristanto • Selasa, 27 September 2022 | 02:20 WIB
Cek tekanan darah tinggi. (ILUSTRASI FOTO: JAWAPOS.COM)
Cek tekanan darah tinggi. (ILUSTRASI FOTO: JAWAPOS.COM)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK) kembali digiatkan setelah pandemi Covid-19. Salah satunya di Puskesmas Banjerejo. ‘’Program ini merupakan pelayanan kesehatan dengan menggali faktor risiko terjadinya penyakit dalam satu keluarga yang diwujudkan dalam bentuk indeks keluarga sehat (IKS),’’ kata Kepala Puskesmas Banjarejo Rohlina Agus Tri Ningtias, Senin (26/9).


PIS-PK mulai diaktifkan kembali sejak Mei lalu. Terdapat 12 indikator yang menjadi perhatian. Di antaranya, imunisasi anak, KB, hipertensi, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), diabetes, tuberkulosis (TBC), dan lainnya. Pun, program ini sebagai deteksi dini penyakit menular dan tidak menular. ‘’Kami akan intervensi dengan kunjungan ke rumah-rumah di wilayah kerja kami,’’ ujarnya.


Rohlina menyampaikan, PIS-PK bertujuan untuk meningkatkan usia harapan hidup (UHH) masyarakat Kota Madiun. Semakin tinggi UHH suatu wilayah akan memicu kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi pula. Berdasarkan indeks kesehatan masyarakat (IKM), tingkat kesejahteraan masyarakat kota ini mencapai 89 persen. ‘’UHH menduduki peringkat kedua  di Jawa Timur setelah Surabaya,’’ ungkapnya.


Hanya, di lapangan petugas kesehatan sering mengalami kendala. Khususnya, menemui penderita hipertensi usia produktif yang sedang bekerja. Sehingga, penanganan penderita darah tinggi ini belum maksimal. Yakni, masih 75 persen dari target 90 persen. ‘’Bahkan, saat pandemi lalu cuma 55 persen. Target kami tahun ini 100 persen. Harapannya PIS-PK terlaksana maksimal tahun ini,’’ tuturnya. (mg4/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#PIS-PK #Penderita Darah Tinggi #kesehatan #Puskesmas Banjarejo #hipertensi