KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah melalui rangkaian tahap pembahasan, eksekutif dan legislatif sepakat mengesahkan APBD Kota Madiun 2023, Senin (24/10). Itu setelah seluruh fraksi di DPRD setempat dalam pandangan akhir (PA) mereka menerima dan menyutujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2023 tersebut untuk digedok.
Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengklaim penetapan APBD 2023 itu lebih cepat dari target maupun aturan. Dari sisi aturan, deadline pengesahan sejatinya hingga akhir November mendatang. ‘’Eksekutif dan legislatif menargetkan sebelum November selesai. Artinya, hari ini (kemarin, Red), pegesahan on schedule,’’ katanya.
Percepatan pengesahan itu, lanjut Istono, merupakan bentuk komitmen bersama eksekutif dan legislatif. Agar program yang tertuang dalam APBD 2023 dapat segera dipersiapkan tahun ini. Sehingga, pelaksanaannya dapat dimulai dan segera berjalan awal tahun depan.
‘’Kami ingin memberi waktu atau ruang yang cukup untuk eksekutif agar bisa menyiapkan program 2023. Sehingga, awal tahun depan sudah langsung tancap gas,’’ ujarnya.
Menurut Istono, percepatan itu juga untuk meminimalkan kegagalan program atau kegiatan 2023. Pengadaan laptop untuk SD dan SMP tahun ini, misalnya. Program tersebut tak dapat direalisasikan.
‘’Harapan kami program tersebut bisa segera disiapkan dan dapat diselesaikan sebaik-baiknya. Sehingga, visi-misi pemda (pemerintah daerah) terwujud sesuai yang telah dijanjikan,’’ ungkapnya.
Dalam rapat paripurna kemarin, tujuh fraksi menyampaikan PA masing-masing. Mayoritas berisi saran dan masukan kepada eksekutif agar dapat menjalankan program APBD 2023. Mulai Fraksi Gerindra, PS-Nasdem, PKS-PAN, PKB-Perindo, Demokrat, dan PDI Perjuangan. Ketujuh fraksi tersebut menyatakan menerima dan menyetujui raperda menjadi Perda APBD 2023.
Selanjutnya, dokumen tersebut akan dikirim ke Gubernur Jawas Timur Khofifah Indar Parawansa untuk dimintakan persetujuan. ‘’Kami berharap seluruh program dapat tereksekusi dengan baik,’’ ucapnya.
Sementara, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya legislatif membahas Raperda APBD 2023 secara tepat dan cepat. Bahkan, lebih cepat dari daerah lain. Dia berjanji tak akan menyia-nyiakan waktu untuk menyiapkan pelaksanaan program kerja tahun depan. ‘’Ini bukti keseriusan kami dalam menjalankan amanah,’’ tuturnya.
Sehingga, lanjut Maidi, pihaknya akan sesegera mungkin menyusun strategi pelaksanaan program APBD 2023. Sehingga, awal tahun depan kegiatan dapat langsung berjalan sesuai rencanak. ‘’Kami punya waktu persiapan. Awal tahun depan bisa langsung jalan,’’ jelasnya. (ggi/sat/adv)
Editor : Hengky Ristanto