Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dinkes Kota Madiun Imbau Warga Waspadai Lonjakan Kasus DBD

Hengky Ristanto • Rabu, 2 November 2022 | 21:10 WIB
ILUSTRASI GRAFIS RADAR MADIUN.
ILUSTRASI GRAFIS RADAR MADIUN.
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sinyal warning bagi warga agar mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai menyala seiring memasuki musim penghujan. Apalagi, tiga kecamatan di Kota Madiun semuanya berisiko muncul kasus DBD.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) dr Denik Wuryani mengungkapkan, sepanjang tahun ini di Kota Madiun terdapat 191 kasus DBD. Dua pasien di antaranya meregang nyawa akibat virus dengue yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti itu.

‘’Masyarakat harus waspada di kondisi cuaca seperti ini. Masuk musim penghujan, nyamuk berkembang biak lebih cepat,’’ ujarnya.

Denik memaparkan, tren kasus DBD sejak Agustus lalu sejatinya cenderung menurun. Sepanjang bulan itu hanya tercatat tujuh kasus. Kemudian, pada September turun menjadi enam dan Oktober lima. Namun, tidak mustahil bakal melonjak jika masyarakat abai dalam menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Penderita didominasi anak-anak,’’ sebutnya.

Berdasarkan data dinkes PPKB, lanjut dia, penderita DBD tahun ini mayoritas kalangan anak usia 7-12 tahun dengan persentase 39 persen. Disusul 13-15 tahun (17 persen), 24-45 tahun (10 persen), 16-18 tahun (8 persen). Lalu, usia 0-4, 5-6, dan 19-23 tahun masing-masing 7 persen. Sisanya atau 5 persen penderita usia 45 tahun ke atas.

‘’Selain menerapkan 3M plus (menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan kembali barang bekas, Red), jika anggota keluarganya mengalami demam harus segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,’’ pintanya.

Dia menambahkan, tim dinkes PPKB akan mengintensifkan pemantauan di wilayah-wilayah rawan DBD. Pun, program juru pemantau jentik (jumantik) yang telah berjalan bakal dioptimalkan. Selain itu, fogging bakal dilakukan di wilayah yang terdapat temuan kasus.

‘’Upaya sudah kami lakukan. Kami berharap masyarakat juga membantu dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,’’ pungkasnya. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto
#3M #kesehatan #musim hujan #demam berdarah #dbd #Dinkes Kota Madiun #cegah dbd #Nyamuk Aedes Aegypti