Mereka ingin melihat langsung hasil pembangunan di Kota Madiun. Pun, bakal mengadopsi sejumlah program ke daerah yang dikenal dengan sebutan Kota Wali itu. ‘’Sistem penanganan banjir menjadi salah satu program yang perlu kami adopsi,’’ katanya.
Eisti’anah terkesan dengan pembangunan dan penataan Kota Madiun saat ini. Selain menawan, seluruh infrastruktur yang dibangun dapat mengatasi sejumlah persoalan. Baik aspek lingkungan maupun sosial masyarakat.
Dia mengungkapkan, banjir masih menjadi persoalan serius di Demak. Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir wilayahnya acap terjadi banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi. ‘’Kami lihat Kota Madiun mengalami banjir 2017 lalu. Tapi, sekarang tidak ada lagi banjir. Kami benar-benar bisa belajar di sini (Kota Madiun, Red),’’ ujarnya.
Eisti’anah juga angkat topi dengan pengelolaan sampah di Kota Madiun. Ratusan ton sampah setiap hari mampu diolah menjadi gas metana yang bermanfaat bagi warga kota. ‘’Ini (pengolahan sampah, Red) ilmu yang sangat berharga bagi kami. Menurut saya, Kota Madiun menjadi kota yang layak dijadikan percontohan,’’ pujinya.
Wali Kota Madiun Maidi menyebutkan, bukan hanya Demak yang studi banding ke Kota Madiun. Sebelumnya, sejumlah kepala daerah lain juga melakukan hal serupa. ‘’Pada 2018, Jalan Pahlawan sering tergenang banjir. Ketika saluran air dan trotoar kami bangun secara maksimal, persoalan banjir dapat diselesaikan,’’ ungkapnya.
Maidi mengklaim Kota Madiun mengalami perkembangan pesat dalam tiga tahun terakhir. Menurut dia, itu tidak lepas dari kerja keras masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD), serta legislatif dan yudikatif dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
‘’Tidak mudah, tapi bukan berarti tidak dapat dilakukan. Hampir setiap hari saya bersama dewan keliling kota “belanja” masalah untuk diselesaikan,’’ bebernya.
Faktor lainnya, memaksimalkan peran corporate social responsibility (CSR) di daerah. Dia tak menampik banyak perusahaan di Kota Madiun aktif berperan membangun daerah. ‘’Sinergitas yang baik mampu membangun kota ini dan menyejahterakan masyarakat,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto