‘’Kami masih ada dua mesin ADM. Tahun ini kami ada anggaran pembangunan rumah atau tempat mesinnya,’’ kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono kemarin (20/4).
Kendati demikian, lanjut Agus, hanya satu ADM yang pengadaannya sudah di depan mata. Satu lainnya masih menunggu jatah dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2023. ‘’Kalau rencana awal tiga mesin untuk tiga kecamatan. Tapi, tahun ini sebisa mungkin dua dulu. Sisanya awal tahu depan,’’ jlentrehnya.
Agus mengatakan, tambahan dua mesin ADM baru itu kelak dipasang di kantor Kecamatan Taman dan Kartoharjo. Mesin tersebut bakal mempermudah masyarakat dalam mencetak dokumen kependudukan seperti kartu keluarga (KK), akta catatan sipil, KTP elektronik, dan kartu identitas anak (KIA).
Saat ini, lanjut dia, di Kota Madiun baru ada dua ADM. Keduanya di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan. Pun, sempat diuji coba langsung oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh pada awal Mei lalu. ‘’Antusiasme masyarakat memanfaatkan ADM cukup tinggi,’’ sebutnya.
Agus menambahkan, kemudahan pelayanan administrasi kependudukan diharapkan dapat memenuhi hak-hak administratif warga tanpa diskriminasi. Pun, peningkatan pelayanan publik menjadi tuntutan dan harapan masyarakat. ‘’Bagi mereka yang sudah lansia dan tidak bisa ke mana-mana, kami lakukan jemput bola jika memang tak mempunyai dokumen adminduk,’’ pungkasnya. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto