Itu lantaran lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di beberapa sudut kota berfungsi dengan baik. Di antaranya pintu masuk Kota Madiun dari arah Ponorogo, Jiwan dan Nglames. Teka ketinggalan lampu klasik di sepanjang Jalan Pahlawan. Khusus, di Sumber Wangi dan Sumber Umis, ditambah empat lampu dengan konsep menara. ‘’Penataan masih terus kami lakukan,’’ ujarnya.
Menurut dia, selama libur Lebaran, petugas disperkim tetap masuk sesuai jadwal. Khususnya, petugas perawatan PJU dan kebersihan. Dalam sehari ada tiga sif. ‘’Jumlah petugas bervariasi. Tergantung lokasi dan kondisi yang dibersihkan atau dalam masa pemeliharaan,’’ sebutnya.
Lebih lanjut, andi mengatakan petugas kebersihan dimaksimalkan pada hari H Lebaran dan setelahnya. Mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung dan peserta salat Id. Untuk itu, pada hari H Idul Fitri ditambah 10 petugas untuk menjaga kebersihan Alun-alun Kota Madiun. ‘’Tempat sampah kami tambah sembilan bak sampah roda tiga. Masing-masing terdapat tiga bak sampah,’’ pungkasnya. (mg4/sat) Editor : Hengky Ristanto