Kegiatan bersih-bersih yang dinamakan Gerakan Cinta Kota Madiun Bersih ini adalah implementasi dari peringatan HUT ke-105 Kota Madiun. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati menjelaskan, ini merupakan aksi nyata peran pemuda masa kini. ‘’Gerakan ini akan digelar selama dua hari dengan diikuti siswa dari 72 SD dan 23 SMP,’’ katanya.
Selain bersih-bersih sampah di jalan, mereka juga dibebaskan berekspresi dalam menghias bak sampah. Pun, disosialisasikan pula tentang larangan membuang sampah plastik. ‘’Kalau membuang sampah dengan menggunakan wadah plastik itu tentu sama saja tidak mengedukasi anak-anak,’’ terangnya.
Lismawati menambahkan, Gerakan Cinta Kota Madiun Bersih tidak hanya melibatkan siswa SD-SMP. Namun, juga menggandeng dinas lingkungan hidup (DLH). ‘’Ke depannya, ini akan menjadi kegiatan rutin bagi siswa. Sehingga, anak-anak bisa membudayakan dan terbiasa dengan hidup bersih,’’ ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Maidi mengatakan gerakan ini menjadi pelopor menjaga kebersihan di kota. Dengan harapan, wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Madiun menjadi nyaman. ‘’Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi mereka mengenai keteladanan dalam menjaga kebersihan kotanya,’’ tuturnya. (mg4/her) Editor : Hengky Ristanto