MADIUN – Berkah Lebaran dirasakan warga lanjut usia (lansia) ngebrok di Kota Madiun.
Senin (16/3), mereka menerima bantuan sosial (bansos) dari Pemkot Madiun.
Nilainya Rp 2 juta untuk masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM). Total ada 185 lansia ngebrok yang menerima bantuan tersebut.
Penyerahan simbolis dilakukan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun kepada sejumlah penerima di Kelurahan Nambangan Kidul.
’’Bantuan diberikan serentak hari ini (kemarin, Red). Nanti akan ada bantuan triwulan II, III, dan IV,’’ katanya.
Bagus berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi keluarga lansia ngebrok, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya pengobatan.
Baca Juga: 2.104 Warga Madiun Terima BLTD Tahap I, Diingatkan Jangan Buat Baju Lebaran
’’Ini (bantuan) bisa dimanfaatkan untuk keluarga dengan sebaik-baiknya. Apalagi mendekati Lebaran,’’ ujarnya.
Menurut dia, program bantuan untuk lansia ngebrok telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemkot Madiun meningkatkan angka harapan hidup sekaligus indeks pembangunan manusia (IPM).
’’Ini menjadi bukti bagaimana cara Pemkot Madiun dalam menjaga sumber daya manusianya,’’ ungkapnya.
Baca Juga: 970 Warga Madiun Terima BLT DBHCHT, Cair Rp 200 Ribu Tahap Pertama
Selain lansia ngebrok, pemkot juga memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas di Kota Madiun.
Jumlah penerima mencapai 110 orang dengan nilai bantuan sekitar Rp 600 ribu per triwulan.
Untuk kedua program tersebut, pemkot menyiapkan anggaran masing-masing Rp 1,48 miliar bagi lansia ngebrok dan Rp 198 juta untuk penyandang disabilitas. (err/her/adv)
Editor : Hengky Ristanto