Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Luar Biasa! 4.070 Karya Inovasi Guru di Madiun Raya Unjuk Gigi di EJIES 2026, Siapa yang Lolos 10 Besar dari Tiga Cabdindik?

Mizan Ahsani • Rabu, 25 Maret 2026 | 15:19 WIB
Penjurian kompetisi EJIES 2026 oleh Jawa Pos Radar Madiun terhadap karya inovasi dari para insan pendidikan di wilayah eks-Karesidenan Madiun.
Penjurian kompetisi EJIES 2026 oleh Jawa Pos Radar Madiun terhadap karya inovasi dari para insan pendidikan di wilayah eks-Karesidenan Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun - Gelaran bergengsi East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 memasuki fase krusial.

Ajang kolaborasi raksasa antara Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Jawa Pos, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini telah mengumpulkan ribuan ide brilian dari para pendidik di seluruh Jawa Timur.

Untuk wilayah eks-Karesidenan Madiun, tanggung jawab penjurian tingkat lokal dipercayakan sepenuhnya kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Sebagai pemegang mandat penjurian di wilayah barat Jatim, tim Jawa Pos Radar Madiun harus bekerja ekstra keras menyeleksi gunung karya yang masuk.

Baca Juga: Sejarah Panjang Suzuki Karimun dan Sinyal Kebangkitannya lewat Wagon R Hybrid 2026, Akankah Sang Mobil Legendaris Kembali?

Hingga Rabu (25/3), total sebanyak 4.070 karya inovasi telah tuntas dinilai oleh tim juri internal Radar Madiun.

Ribuan karya tersebut berasal dari tiga wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) yang menjadi area tanggung jawab Radar Madiun.

Ketiganya meliputi Cabdindik Kota/Kabupaten Madiun-Ngawi, Cabdindik Ponorogo-Magetan), serta Cabdindik Pacitan.

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Madiun Hengky Ristanto menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan kredibel.

Jumlah karya hingga menembus angka 4.000 lebih menunjukkan gairah inovasi yang luar biasa dari para guru SMA, SMK, dan SLB di wilayah ini.

Baca Juga: Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Ini Alasan dan Dampaknya

"Seluruh karya sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat inovasi tiada henti dari insan pendidikan di eks-Karesidenan Madiun," ujar Hengky.

Setelah tahap penilaian lokal, karya-karya terbaik nantinya akan dipadukan dengan penilaian dari tim pakar ITS Surabaya untuk menentukan siapa yang berhak naik ke panggung kehormatan EJIES 2026.


Tingginya partisipasi guru di bawah naungan Cabdindik Madiun, Ponorogo, dan Pacitan ini membuktikan bahwa wilayah Madiun Raya adalah gudangnya inovator pendidikan.

Nantikan pengumuman 10 besar karya inovasi dari Cabdindik Madiun, Ponorogo, dan Pacitan di koran Jawa Pos Radar Madiun terbitan 30 Maret 2026! (*)

Editor : Mizan Ahsani
#EJIES 2026 #pacitan #guru #magetan #pendidik #kompetisi #sekolah #ngawi #madiun #inovasi #lomba #ponorogo