MADIUN – Penanganan kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di SDN 01 Demangan, Kota Madiun masih terus berlanjut. Aparat kepolisian kini mendalami penyebab kejadian tersebut.
Kapolsek Taman Kompol Jumianto Nugroho mengatakan, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan faktor pemicu insiden.
’’Kami masih lidik. Saat ini fokus pada penanganan kesehatan anak-anak,’’ ujarnya, kemarin (16/4).
Menurut dia, sebagian besar siswa yang sempat mengalami keluhan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.
Namun, masih ada empat siswa yang menjalani perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan.
’’Sebagian sudah pulang, tinggal empat yang masih dalam penanganan,’’ jelasnya.
Keluhan yang dialami siswa umumnya berupa sakit perut, disertai gejala pusing dan mual.
Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan.
’’Masih kami dalami, termasuk terkait makanan yang dikonsumsi,’’ imbuh mantan Kasatlantas Polres Pacitan itu.
Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan apakah insiden tersebut berkaitan langsung dengan konsumsi menu tertentu dalam program MBG.
Selain itu, informasi terkait kemungkinan adanya siswa lain yang mengalami gejala serupa masih dalam proses penyelidikan.
’’Kami fokus memastikan kondisi anak-anak aman,’’ tegasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto