Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) Kota Madiun mengikuti doa bersama pamitan di rumah dinas wali kota, Selasa (21/4).
Jemaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April mendatang.
Kepala Kemenhaj Kota Madiun Datik Ardiyah mengatakan, seluruh jemaah tergabung dalam kloter 22.
Mereka akan masuk Asrama Haji Surabaya pada 27 April pukul 06.00 WIB.
“Berangkat pukul 00.35 pada 28 April, tiba sekitar pukul 09.00 waktu Madinah,” ujarnya.
Dari total tersebut, 105 jemaah laki-laki dan 122 perempuan. Sebanyak 43 orang berusia di atas 65 tahun, sementara 184 lainnya berada pada usia produktif.
Jemaah tertua berusia 76 tahun, sedangkan termuda 16 tahun 9 bulan.
Persiapan keberangkatan disebut telah rampung. Saat ini, jemaah tinggal menyiapkan barang bawaan. Koper besar akan dikumpulkan pada 26 April.
Jemaah diimbau tidak membawa barang terlarang, seperti benda tajam dan cairan di atas 100 mililiter.
“Madu juga tidak diperbolehkan,” jelasnya.
Tahun ini terdapat sejumlah perubahan mekanisme. Jemaah tidak diperkenankan membawa makanan ke asrama haji.
Selain itu, kartu nusuk akan dibagikan di Surabaya, bukan lagi di Tanah Suci.
Jemaah juga diminta disiplin terhadap aturan, termasuk membawa tas paspor dan mendokumentasikan kartu nusuk.
Kondisi fisik juga harus dijaga agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mendoakan seluruh jemaah diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.
Ia juga meminta doa agar Kota Madiun senantiasa diberi keberkahan.
“Semoga pulangnya menjadi haji mabrur,” ujarnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto