Jawa Pos Radar Madiun – Arus penumpang kereta api melonjak tajam saat libur panjang Hari Buruh 2026.
Stasiun di wilayah Daop 7 Madiun dipadati belasan ribu pelanggan.
Data KAI mencatat, sejak H-1 libur, Kamis (30/4), sebanyak 17.054 pelanggan KA jarak jauh dilayani. Terdiri dari 8.154 penumpang berangkat dan 8.900 datang.
Tren kepadatan berlanjut Jumat (1/5) dengan total 14.290 pelanggan. Rinciannya, 7.089 berangkat dan 7.201 tiba.
Stasiun Madiun menjadi titik tersibuk. Tercatat 5.650 keberangkatan dan 6.273 kedatangan. Disusul Kediri, Blitar, Jombang, dan Tulungagung.
Sementara Magetan mencatat 925 keberangkatan, sedangkan kedatangan tertinggi berikutnya terjadi di Ngawi dengan 828 penumpang.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari menyebut, tingginya minat dipicu faktor kenyamanan dan ketepatan waktu.
‘’Lonjakan volume penumpang ini menunjukkan kereta api tetap menjadi primadona saat libur panjang,’’ ujarnya, Sabtu (2/5).
Mengantisipasi lonjakan, pengawasan diperketat. Deputy Vice President Daop 7 Madiun Alam Prasetyo turun langsung memeriksa lintas dan sejumlah stasiun, antara lain Magetan, Ngawi, Geneng, Kedunggalar, dan Walikukun.
Pemeriksaan mencakup fasilitas pelayanan hingga administrasi perjalanan kereta api.
Langkah itu untuk memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar. Petugas juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan disiplin prosedur.
KAI mengingatkan penumpang datang lebih awal, minimal 30 menit sebelum keberangkatan, serta menjaga barang bawaan.
‘’Kami optimistis seluruh operasional selama long weekend berlangsung aman, tertib, dan lancar,’’ tegas Tohari. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto