Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Aspal Naik, Proyek Jalan di Madiun Tertunda

Hengky Ristanto • Senin, 4 Mei 2026 | 09:00 WIB
Pekerjaan perbaikan jalan di Kota Madiun tertunda akibat kenaikan harga aspal dan BBM yang memengaruhi anggaran proyek. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Pekerjaan perbaikan jalan di Kota Madiun tertunda akibat kenaikan harga aspal dan BBM yang memengaruhi anggaran proyek. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah proyek perbaikan jalan di Kota Madiun tertunda.

Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dan material aspal memaksa pemkot melakukan penyesuaian anggaran sebelum pekerjaan dimulai.

Akibatnya, proyek fisik yang semula dijadwalkan tahun ini belum bisa langsung digarap.

Perhitungan ulang biaya konstruksi menjadi langkah yang harus ditempuh.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, mengakui dampak kenaikan harga tersebut cukup signifikan.

Baca Juga: Harga Aspal Naik, Anggaran Proyek Jalan Ngawi Disesuaikan

“Pekerjaan belum bisa kami laksanakan dikarenakan perubahan harga material sangat signifikan,” ujarnya, kemarin (3/5).

Menurut dia, empat paket proyek jalan dengan nilai sekitar Rp15 miliar harus direviu ulang.

Penyesuaian dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan program pusat serta lonjakan harga BBM dan material.

Dampaknya, pelaksanaan proyek mundur sambil menunggu pemenuhan prosedur dan regulasi yang berlaku.

“Faktor perubahan harga ada prosedur atau regulasi yang harus kami penuhi. Setelah itu baru bisa kami laksanakan,” imbuhnya.

Meski tertunda, DPUPR menargetkan pekerjaan dapat mulai berjalan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Harga Aspal Naik, Anggaran Jalan di Magetan Ikut Berubah

Pertimbangannya, waktu pelaksanaan dalam tahun anggaran 2026 yang terbatas.

“Prediksi kemungkinan Mei bisa terlaksana,” katanya.

Di sisi lain, pemeliharaan rutin tetap dilakukan.

Namun, masih terbatas pada penambalan jalan berlubang dengan memanfaatkan sisa material tahun sebelumnya.

“Untuk pemeliharaan rutin masih bisa memanfaatkan stok sisa material,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#proyek jalan madiun #harga aspal naik #bbm naik #Infrastruktur Madiun #dpupr kota madiiun