Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Madiun Wajibkan Lapak PRC Pakai Mesin Kasir Digital, Omzet UMKM Dipantau Real Time

Erlita H • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:10 WIB
DIGITALISASI UMKM: Pelaku usaha di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC) mulai menggunakan mesin kasir digital. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
DIGITALISASI UMKM: Pelaku usaha di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC) mulai menggunakan mesin kasir digital. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mempercepat transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Seluruh pedagang di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC) kini diwajibkan menggunakan mesin kasir digital dalam setiap transaksi penjualan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus daya saing UMKM di salah satu pusat kuliner unggulan Kota Madiun itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun Ahsan Sri Hasto mengatakan, penerapan sistem kasir digital memudahkan proses pencatatan transaksi serta pemantauan perkembangan usaha para pedagang.

“Manajemen digital ini mempermudah pemantauan omzet penjualan secara berkala,” ujarnya, Selasa (2/6).

Saat ini, sebanyak 22 pelaku usaha di kawasan PRC telah mendapatkan fasilitas mesin thermal printer portabel sekaligus pendampingan teknis terkait penggunaan perangkat tersebut.

Menurut Ahsan, digitalisasi transaksi tidak hanya memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan monitoring, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap pelaku usaha.

Untuk mendukung implementasi sistem tersebut, Disnaker KUKM juga bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun dalam pengembangan aplikasi pendukung.

Sistem tersebut diharapkan mampu menciptakan keterbukaan harga dan transaksi sehingga aktivitas usaha menjadi lebih profesional dan terukur.

Selain itu, digitalisasi juga dinilai penting untuk memperkuat daya saing UMKM seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Madiun.

“Saya yakin dengan mesin kasir dan pendampingan kami tetap jalan,” kata Ahsan.

Salah seorang pelaku usaha di kawasan PRC, Setiasih, menyambut positif kebijakan tersebut.

Menurut dia, penggunaan mesin kasir digital membantu pencatatan transaksi harian menjadi lebih rapi dan mudah dipantau.

Tak hanya itu, sistem pembayaran dan pencatatan yang lebih modern juga meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap usaha yang dijalankannya.

“Mesin kasir digital membuat konsumen jauh lebih percaya,” katanya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kasir digital #digitalisasi UMKM #PRC #madiun #umkm kota madiun