Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Investasi Kota Madiun Tembus Rp 212 Miliar, Dumilah Park Dilirik Investor Surabaya

Erlita H • Minggu, 14 Juni 2026 | 15:00 WIB
DILIRIK INVESTOR: Kawasan eks Dumilah Park menjadi salah satu aset strategis Pemkot Madiun yang diminati investor asal Surabaya. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
DILIRIK INVESTOR: Kawasan eks Dumilah Park menjadi salah satu aset strategis Pemkot Madiun yang diminati investor asal Surabaya. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun - Belum genap enam bulan berjalan, target investasi Kota Madiun tahun ini sudah terlampaui.

Hingga Mei 2026, realisasi investasi tercatat mencapai Rp 212 miliar atau melampaui target tahunan sebesar Rp 200 miliar.

Derasnya investasi di sektor perhotelan, restoran, pariwisata, dan jasa menjadi motor utama capaian tersebut.

Bahkan, pemkot kini mulai dilirik investor untuk proyek bernilai jumbo di kawasan eks Dumilah Park.

“Untuk realisasi investasi di Kota Madiun sudah sangat bagus. Dari target Rp 200 miliar, ini sudah terealisasi Rp 212 miliar,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Madiun Sumarno, Minggu (14/6).

Menurut dia, pertumbuhan sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir ikut mendorong masuknya modal baru.

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan berdampak langsung terhadap perkembangan bisnis hotel, restoran, hingga berbagai sektor jasa penunjang.

“Kita mengoptimalkan untuk pariwisata dan juga jasa yang lainnya, termasuk hotel dan restoran. Karena potensi itu sangat luar biasa,” katanya.

Arus investasi diperkirakan belum akan berhenti.

Saat ini sejumlah investor masih dalam tahap penjajakan dan pengurusan perizinan untuk merealisasikan rencana penanaman modal di Kota Pendekar.

Mayoritas investasi baru yang sedang diproses masih berasal dari sektor perhotelan dan pariwisata yang dinilai memiliki prospek cerah.

Salah satu proyek yang mulai menarik perhatian investor berada di kawasan eks Dumilah Park.

Pemkot menyebut ada investor asal Surabaya yang berminat menanamkan modal hingga Rp 100 miliar untuk pengembangan kawasan tersebut.

Nilai investasi itu berpotensi menjadi salah satu proyek swasta terbesar yang masuk ke Kota Madiun dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, realisasi investasi masih berada pada tahap awal.

Pemkot saat ini fokus menyiapkan berbagai kebutuhan dasar, terutama terkait kesiapan aset dan akses kawasan yang akan menjadi lokasi pengembangan.

“Progresnya masih dalam rangka untuk kesiapan aset Pemkot Madiun, terkait akses dan asetnya,” jelas Sumarno.

Dengan capaian yang telah melampaui target tahunan, DPMPTSP optimistis realisasi investasi akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Apalagi, sejumlah investor baru telah memasuki tahap penjajakan dan proses perizinan.

“Saat ini sudah melalui penjajakan perizinan. Sudah ada di sektor perhotelan dan juga pariwisata,” tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#investor surabaya #Pariwisata Madiun #Investasi Kota Madiun #DPMPTSP Kota Madiun #dumilah park