Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kawasan Kumuh Manguharjo Madiun Ditata, Pemprov Jatim Gelontorkan Rp 7,3 Miliar

Erlita H • Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:26 WIB
Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Manguharjo menelan anggaran Rp 7,3 miliar, BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Manguharjo menelan anggaran Rp 7,3 miliar, BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Manguharjo resmi dimulai pekan ini.

Proyek senilai Rp 7,3 miliar yang didanai Pemprov Jawa Timur tersebut tidak hanya membenahi infrastruktur lingkungan, tetapi juga disiapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pekerjaan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Madiun dan Pemprov Jatim.

Kawasan yang menjadi fokus penataan berada di sekitar Rusunawa Hayam Wuruk dan ditargetkan rampung dalam waktu lima bulan.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan penataan meliputi pembangunan jalan paving sepanjang 1.893 meter, peningkatan jalan lingkungan sekitar dua kilometer, pembangunan drainase, ruang terbuka hijau (RTH), tempat pengolahan sampah reduce-reuse-recycle (TPS 3R), hingga beautifikasi kawasan.

’’Pembangunan mulai berjalan dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar lima bulan,’’ ujarnya saat sosialisasi bersama warga Rusunawa Hayam Wuruk, Kamis (18/6) malam lalu.

Tak berhenti pada pembenahan fisik, pemkot juga menyiapkan pengembangan ekonomi kawasan.

Salah satunya melalui pembangunan Circular Market yang akan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi pusat oleh-oleh dan ikon Kampung Bakmi yang mengangkat sejarah Manguharjo sebagai sentra perajin mi.

Menurut Bagus, penataan kawasan harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pemerintah meminta lurah dan camat memetakan potensi usaha warga agar pengembangan kawasan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Termasuk di dalamnya penataan UMKM, pengembangan usaha mikro, hingga penyediaan area parkir yang mendukung aktivitas ekonomi kawasan.

’’Kami ingin kawasan ini menjadi pusat perputaran ekonomi baru bagi masyarakat,’’ katanya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#rusunawa Hayam Wuruk #Manguharjo #Kawasan kumuh Madiun #Pemkot Madiun #pemprov jatim