Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cetak Gen Digdaya Berstandar Global, Lismawati Sukses Digitalisasi Seluruh SD-SMP Negeri

Tim Magang Radar Madiun • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:41 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid menyerahkan penghargaan Special Achievement kepada Kadindik Kota Madiun Lismawati dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid menyerahkan penghargaan Special Achievement kepada Kadindik Kota Madiun Lismawati dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Menjawab tantangan globalisasi dan akselerasi draf Smart City sejak 2019, dimensi smart society di Kota Madiun menuntut adanya intervensi radikal dalam tata kelola dunia pendidikan.

Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak boleh lagi terpenjara dalam sekat ruang kelas konvensional yang kaku.

Pendidikan modern harus bertransisi menuju ekosistem digital yang efisien, adaptif, dan mampu memfasilitasi kebutuhan unik setiap anak didik.

Langkah taktis inilah yang sukses direalisasikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Dr. Lismawati, S.Pd., M.Pd.

Melalui visi kepemimpinan yang progresif, ia berhasil mengomandoi program Transformasi Pembelajaran Digital Wujudkan Gen Digdaya (Generasi Digital Unggul Berdaya Saing Global) demi membangun fondasi literasi digital yang kokoh sejak dini.

"Target utama kami adalah mewujudkan ekosistem belajar berbasis digital yang efisien dan inklusif.

Inovasi ini dirancang agar peserta didik di Kota Madiun mampu belajar secara lebih aktif, kreatif, dan mandiri sesuai dengan kecepatan serta gaya belajar mereka masing-masing," 

terang Kepala Dindik Kota Madiun, Dr. Lismawati, S.Pd., M.Pd.

Baca Juga: Hari Ini Puncak Exmud Party, Kadindik Jatim dan Puluhan Insan Pendidikan akan Terima Penghargaan Radar Madiun Education Awards 2026

Cetak biru inovasi yang dirintis sejak tahun 2023 ini dikembangkan secara bertahap hingga sukses diterapkan secara merata dan serentak di seluruh lembaga pendidikan negeri pada tahun 2025 lalu,

mencakup 52 SD Negeri dan 14 SMP Negeri se-Kota Madiun. Ekosistem digital ini mengunci pemanfaatan platform Google Workspace for Education secara menyeluruh,

mulai dari Google Classroom, Drive, Docs, Sheets, Slides, Sites, Form, hingga Google Chat yang dioperasikan langsung oleh siswa.

Lismawati menjelaskan, kehadiran teknologi ini memangkas kesenjangan pola belajar, terutama bagi siswa yang memiliki kecepatan belajar lebih lambat (slow learner) atau siswa yang terpaksa absen.

Melalui draf materi yang tersimpan di ruang digital, mereka tetap dapat mengejar ketertinggalan pelajaran dari rumah secara mandiri.

Pola ini secara mutakhir mengasah keterampilan kolaborasi, berpikir kritis, pemecahan masalah (problem solving), serta menajamkan logika estetika digital siswa.

Dampak ganda dari terobosan ini tidak hanya mendongkrak kecakapan informasi teknologi (IT) di kalangan siswa, melainkan juga memicu eskalasi kompetensi digital guru secara masif.

Berkat kesiapan infrastruktur jaringan yang stabil dan komitmen pimpinan yang kuat, inovasi tata kelola pendidikan milik Dindik Kota Madiun ini dinilai sangat memenuhi syarat kelayakan untuk direplikasi di tingkat nasional.

Bahkan, tercatat sejumlah instansi pendidikan antarpulau di Indonesia telah melakukan studi tiru dan mereplikasi draf program ini.

Baca Juga: Dindik Pacitan Berkomitmen Bentengi Pelajar, Integrasikan Madin ke Sekolah

Atas dedikasi tinggi, konsistensi program, serta keberhasilan mengonversi sistem pendidikan dasar menjadi laboratorium digital berstandar global yang berdampak luas bagi puluhan ribu siswa ini,

Dr. Lismawati, S.Pd., M.Pd. dianugerahi penghargaan Special Achievement dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.

Penghargaan ini menjadi pelecut semangat bagi Dindik Kota Madiun untuk terus memperluas khazanah pengetahuan siswa ke ranah internasional.

"Dunia saat ini sudah sangat global. Melalui ekosistem digital yang sudah matang ini, kami ingin anak-anak Madiun tidak cepat berpuas diri, melainkan terus menyerap ilmu dan wawasan terbaik dari luar demi kemajuan bangsa," pungkas Lismawati. (err/ser/naz)

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Penghargaan Special Achievement #Education Awards 2026 #Kadindik Kota Madiun #jawa pos radar madiun