Jawa Pos Radar Madiun – Status sebagai sekolah negeri termuda tak menghalangi SMAN 6 Madiun untuk berprestasi.
Di bawah kepemimpinan Pramudjo Budiarto, lembaga pendidikan ini mencetak rekor dengan meloloskan 48 siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
‘’Yang terbanyak di Kota Madiun,’’ kata Pramudjo.
Menurut Pramudjo, keberhasilan ini buah sinergi panjang antara guru bimbingan konseling (BK), wali kelas, siswa, dan orang tua.
Pemetaan bakat dan minat telah dilakukan secara intensif sejak siswa duduk di semester tiga.
Guru aktif mendampingi agar pilihan jurusan relevan dengan potensi siswa. Pun, rutin menggelar forum bersama orang tua untuk menyamakan persepsi.
‘’Pembinaan semakin matang lewat les tambahan, konsultasi intensif, dan pelibatan alumni untuk memotivasi siswa,’’ terangnya.
Luar biasanya, SMAN 6 Madiun juga sukses mengantarkan tiga siswanya menembus studi ke luar negeri tahun ini.
Perinciannya, satu siswa ke Tiongkok dan dua siswa ke Jepang.
‘’Ini perkembangan yang sangat positif sekaligus membuktikan bahwa SMAN 6 Madiun tidak bisa dipandang sebelah mata,’’ tegas Pramudjo.
Selain unggul di bidang akademik, SMAN 6 Madiun juga memborong prestasi nonakademik.
Usai menyabet juara nasional musikalisasi puisi tahun lalu, siswa-siswanya kembali berjaya di ajang FLS3N 2026 tingkat kota/kabupaten dengan meraih Juara I Instrumen Solo Gitar, Juara I Jurnalis, serta Juara II Cipta Lagu.
‘’Semoga anak-anak sukses di perguruan tinggi dan membawa nama baik almamater,’’ tuturnya sembari berharap adik kelas terinspirasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. (afi/cor/*)
Editor : Tim Magang Radar Madiun