Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Integrasikan METAPRO dan Sekolah Peduli Inflasi, SMPN 4 Madiun Raih Penghargaan Green School

Tim Magang Radar Madiun • Selasa, 30 Juni 2026 | 15:53 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira menyerahkan penghargaan Green School kepada Kepala SMPN 4 Madiun Daru Wigyantoro dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira menyerahkan penghargaan Green School kepada Kepala SMPN 4 Madiun Daru Wigyantoro dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Komitmen terhadap kelestarian alam di SMP Negeri 4 Madiun tidak sekadar berhenti pada keasrian taman visual.

Di bawah kepemimpinan Mamek Daru Wigyantoro, sekolah ini menempatkan lingkungan sebagai laboratorium kehidupan tempat peserta didik mengasah kepedulian ekologis sekaligus kemandirian ekonomi.

Peta jalan sekolah hijau ini digerakkan melalui tiga pilar inovasi: METAPRO (Media Tanam Produktif), budidaya hidroponik, dan program Sekolah Peduli Inflasi (SPI).

Melalui METAPRO, para siswa aktif mengolah lahan sekolah untuk ditanami komoditas hortikultura seperti cabai, tomat, dan terung.

Sementara sistem hidroponik difungsikan sebagai sarana mengenalkan teknologi pertanian modern ramah lingkungan melalui budidaya sawi, bayam, hingga pakcoy.

Baca Juga: Gelorakan Metapro, SMPN 11 Madiun Tanamkan Kesadaran Ekologis

"Bagi kami, Green School bukan sekadar program atau penghargaan, tetapi budaya yang harus tumbuh dan menjadi karakter seluruh warga sekolah," ujar Daru.

Aksi nyata ini juga menjadi kontribusi konkret sekolah dalam mendukung stabilitas pangan daerah melalui program SPI.

Konsistensi tersebut sebelumnya telah mengantarkan SMPN 4 Kota Madiun merengkuh Juara II Sekolah Peduli Inflasi Tahun 2025.

Pasca-kompetisi, aktivitas menanam tanaman pangan ini tetap berjalan secara berkelanjutan dan telah melekat menjadi bagian dari rutinitas harian warga sekolah.

Menariknya, hasil panen kebun sekolah tidak dibiarkan mentah.

Baca Juga: Buka Kelas Khusus SKS, MTsN 5 Magetan Pacu Mutu Pembelajaran

Selain dipasarkan segar ke lingkup internal guru dan koperasi, sayuran tersebut diolah secara kreatif oleh siswa menjadi produk pangan bernilai tambah, seperti mi sawi, stik sawi, hingga sambal kering.

Proses hilirisasi ini secara otomatis melatih kecakapan hidup (life skill) dan jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.

Atas keberhasilan membangun ekosistem hijau yang integratif, produktif, dan berdampak pada pembentukan karakter mandiri siswa ini, SMPN 4 Madiun dianugerahi penghargaan Green School dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.

"Kami ingin lingkungan sekolah menjadi tempat yang mengajarkan kepedulian terhadap bumi, ketahanan pangan, sekaligus jiwa kewirausahaan bagi generasi masa depan," pungkas Daru. (chi/*/naz)

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Radar Madiun Education Awards 2026. #Penghargaan #madiun