Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Gandeng 20 Mitra Industri, MAN 2 Kota Madiun Cetak Lulusan Vokasi Berprestasi

Tim Magang Radar Madiun • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:44 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana menyerahkan penghargaan Digital Transformation kepada   Kepala MAN 2 Kota Madiun Bambang Wiyono dalam Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana menyerahkan penghargaan Digital Transformation kepada Kepala MAN 2 Kota Madiun Bambang Wiyono dalam Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - MAN 2 Kota Madiun terus memperkuat kecakapan hidup (life skills) siswa melalui program Madrasah Plus Keterampilan. Madrasah unggulan ini menghadirkan empat fokus keahlian. 

Meliputi, otomotif, tata busana, multimedia, dan desain web guna mencetak lulusan siap kerja maupun wirausaha. ‘’Program ini awalnya diarahkan untuk siswa yang ingin langsung bekerja.

Namun faktanya, banyak juga yang mengikuti program keterampilan sekaligus melanjutkan studi ke perguruan tinggi,’’ kata Kepala MAN 2 Kota Madiun Bambang Wiyono.

Sebagai bukti keseriusan, MAN 2 Kota Madiun menandatangani MoU dengan 20 pimpinan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Kemitraan ini memfasilitasi siswa untuk menjalani praktik kerja lapangan (PKL) sesuai bidang keahliannya. Selain itu, siswa rutin diajak melakukan kunjungan ke berbagai industri terkemuka.

‘’Seperti Gamelab Indonesia, Karoseri Laksana, Zie Batik, hingga Tvku Semarang,’’ urainya.

Menurut Bambang, program vokasi terbukti melahirkan berbagai prestasi membanggakan.

Di antaranya, juara 2 Desain Grafis LKS Cabdin Madiun 2025; juara 2 dan 3 Short Movie Economic Fair Unmer Madiun (2024–2025); dan juara favorit Video Profil Madrasah Aliyah di Kotawaringin Timur 2024.

Di samping keterampilan vokasi, MAN 2 Kota Madiun turut mewadahi potensi religius melalui program keagamaan (PK) berbasis asrama.

Program ini berfokus kajian kitab kuning, bahasa Arab dan Inggris, serta tahfidz Alquran guna memfasilitasi keragaman potensi 470 siswa di setiap angkatannya.

Penjurusan keterampilan dilakukan sejak masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dengan pendampingan guru bimbingan konseling. ‘’Semoga siswa yang ingin langsung bekerja tidak lagi bingung. Dengan bekal keahlian dan pengalaman praktik langsung, peluang diserap oleh industri akan membesar,’’ harap Bambang. (eln/cor/*)

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#Radar Madiun Education Awards 2026 #MAN 2 Kota Madiun #Digital Transformation