Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai merealisasikan program pemeliharaan berkala jalan pada 2026.
Sebanyak 29 ruas jalan diperbaiki dengan total anggaran Rp15,56 miliar, dengan prioritas kawasan protokol, lingkungan Balai Kota, serta akses menuju destinasi wisata religi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Dwi Setyo Nugroho mengatakan, pekerjaan tahap awal difokuskan pada ruas-ruas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan lokasi penyelenggaraan berbagai agenda kota.
"Yang kami dahulukan adalah kawasan balai kota dan ruas-ruas jalan yang berkaitan dengan wisata religi. Selain itu juga beberapa jalan protokol seperti di Tawangrejo, Kejuron, dan Pahlawan," ujarnya, Minggu (5/7).
Pria yang akrab disapa Inug itu menjelaskan, program pemeliharaan jalan tahun ini dibagi dalam empat paket pekerjaan dengan total penanganan sepanjang sekitar 12,08 kilometer.
Paket I memiliki nilai kontrak Rp3,89 miliar untuk memperbaiki enam ruas jalan dengan panjang 3.463 meter.
Paket II dianggarkan Rp3,71 miliar yang mencakup lima ruas jalan sepanjang 2.177 meter.
Sementara itu, Paket III bernilai Rp4,02 miliar untuk delapan ruas jalan sepanjang 2.647 meter.
Adapun Paket IV mengalokasikan anggaran Rp3,94 miliar guna memperbaiki 10 ruas jalan dengan total panjang 3.788 meter.
Secara keseluruhan, program tersebut menyasar 29 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Madiun.
DPUPR memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis agar kualitas pembangunan tetap terjaga.
"Kami memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dokumen kontrak dan spesifikasi teknis agar kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta pemanfaatan anggaran tetap terjaga," tegas Inug. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto