Jawa Pos Radar Madiun – Jalan hidup Safira Budiarta Mevia berubah dalam dua tahun terakhir.
Setelah sempat aktif di berbagai kegiatan politik, perempuan 19 tahun itu kini memantapkan langkah meniti karier sebagai broker di PT Bestprofit Futures (BPF) Surabaya.
Meski begitu, dunia modeling yang telah membesarkan namanya tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Lulusan SMK tersebut mengaku sengaja memilih pekerjaan yang memiliki jenjang karier yang jelas.
Sejak bergabung dengan BPF Surabaya, Safira mulai menekuni industri perdagangan berjangka dan menjadikannya sebagai profesi utama.
"Saya mencari pekerjaan yang lebih stabil. Akhirnya bergabung di Bestprofit Futures karena melihat peluang kariernya cukup baik," ujarnya, Minggu (12/7).
Di luar pekerjaan utama, Safira tetap menerima tawaran sebagai model, makeup muse, brand ambassador, maupun content creator.
Jika ada pekerjaan di Madiun, dia rela mengambil cuti agar kedua profesinya dapat berjalan beriringan.
"Kalau ada pekerjaan atau endorsement di Madiun, saya ambil cuti. Jadi keduanya tetap bisa berjalan," katanya.
Sebelum berkarier di dunia profesional, Safira dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan politik dan terlibat dalam sejumlah agenda kampanye.
Pengalaman tersebut memberinya banyak relasi dan memperluas wawasan.
Namun, seiring waktu dia memilih mengalihkan fokus untuk membangun masa depan melalui karier profesional.
Perjalanan hidupnya juga diwarnai ujian berat.
Kepergian sang ayah pada 2024 menjadi momen yang paling membekas.
Safira mengaku membutuhkan waktu cukup lama untuk bangkit dan menerima kenyataan tersebut.
"Baru sekarang saya benar-benar bisa mengikhlaskan kepergian papa," tutur perempuan yang berdomisili di Kelurahan Manguharjo itu.
Selain berkarier, Safira juga aktif dalam kegiatan sosial.
Saat terpilih sebagai Duta Inklusi 2025 Universitas Stekom, dia mengajar anak-anak sekolah luar biasa (SLB) di Bali dan Semarang.
Demi memudahkan komunikasi, dia mempelajari Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) serta Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).
Ke depan, Safira ingin terus mengembangkan karier di dunia kerja tanpa meninggalkan aktivitas di industri kreatif.
Target terdekatnya adalah meraih penghargaan perjalanan ke luar negeri dari perusahaan tempatnya bekerja sekaligus mewujudkan kemandirian finansial.
"Saya ingin terus berkembang dan bisa membahagiakan mama," pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto