Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

385 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Mulai Dibina, Embarkasi Doho Berpeluang Digunakan

Erlita H • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:44 WIB
Ratusan calon jemaah haji Kota Madiun mengikuti pembinaan yang digelar Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Asrama Haji. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Ratusan calon jemaah haji Kota Madiun mengikuti pembinaan yang digelar Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Asrama Haji. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 mulai dilakukan.

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun memberikan pembinaan kepada 385 calon jemaah haji (CJH) yang masuk dalam estimasi keberangkatan tahun depan.

Pembinaan dilakukan lebih awal sebagai persiapan menjelang tahapan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 dan proses administrasi lainnya.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun Datik Ardiyah mengatakan, calon jemaah diminta mulai menyiapkan dokumen serta menjaga kondisi kesehatan agar siap mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan.

"Kami ingin jemaah sudah siap ketika tahapan pelunasan dan administrasi dibuka," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Datik menjelaskan, jumlah 385 calon jemaah tersebut masih bersifat estimasi.

Penetapan jemaah yang benar-benar berangkat tetap bergantung pada hasil verifikasi data serta nomor porsi dalam sistem Satu Haji.

Karena itu, sebagian calon jemaah masih berpotensi bergeser ke estimasi keberangkatan tahun 2028.

Menurut dia, estimasi keberangkatan haji 2027 berasal dari pendaftar yang mendaftar pada periode November 2012 hingga Mei 2013.

Namun, kuota yang telah dipastikan saat ini baru mencakup pendaftar November 2012 sampai Januari 2013.

"Para CJH jangan berkecil hati karena data ini masih dalam proses verifikasi, sehingga masih berpeluang naik sesuai nomor porsinya," kata Datik.

Dalam pembinaan tersebut, Kemenhaj Kota Madiun juga menyampaikan rencana penggunaan Embarkasi Doho Kediri sebagai titik keberangkatan jemaah haji pada musim haji 2027.

Meski demikian, rencana tersebut masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Jika disetujui, Embarkasi Doho dinilai akan memberikan sejumlah keuntungan bagi jemaah asal Madiun dan sekitarnya karena lokasinya lebih dekat dibanding embarkasi yang digunakan saat ini.

Selain memangkas waktu perjalanan, keberadaan embarkasi baru juga diharapkan mengurangi kelelahan jemaah serta menekan biaya transportasi menuju titik keberangkatan.

"Kami berharap Embarkasi Doho sudah dapat digunakan pada musim haji 2027. Namun, keputusan akhirnya tetap menunggu kebijakan kementerian," pungkas Datik. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
Embarkasi Doho kota madiun haji 2027 kemenhaj kota madiun