Jawa Pos Radar Madiun - Gelaran Madiun Batik Heritage mendapat perhatian Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin.
Saat mengunjungi stan pameran di depan Balai Kota Madiun, Kamis (16/7), Arumi membeli sejumlah koleksi batik karya perajin lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan batik khas Kota Pendekar.
Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu menilai batik Kota Madiun menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Menurutnya, inovasi tidak hanya terlihat dari ragam motif, tetapi juga teknik membatik dan keberanian memadukan warna sehingga menghasilkan produk yang semakin menarik.
"Kalau dulu lebih banyak menggunakan warna sogan seperti batik Mataraman. Sekarang sudah mulai berani menggunakan warna-warna lain sehingga tampilannya semakin menarik," ujarnya.
Ketua Dekranasda Jawa Timur tersebut juga mengapresiasi keterlibatan pelajar mulai jenjang SD hingga SMA/SMK dalam Madiun Batik Heritage.
Menurutnya, regenerasi menjadi kunci agar tradisi membatik tetap lestari sekaligus mampu menopang perkembangan ekonomi kreatif.
"Tanpa generasi muda, batik tidak akan terus lestari. Ini menjadi wadah yang luar biasa untuk pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi kreatif," katanya.
Arumi juga mendorong setiap motif batik khas daerah mendapatkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Langkah itu dinilai penting agar karya para perajin memiliki kepastian hukum dan terlindungi dari peniruan.
Selain perlindungan HKI, Arumi optimistis batik Kota Madiun berpeluang menembus pasar yang lebih luas apabila kualitas produk, teknik membatik, dan desain terus ditingkatkan.
"Produknya harus mampu bersaing di pasar. Teknik membatiknya juga harus terus dikembangkan agar semakin berkualitas," tegasnya.
Kehadiran Arumi membawa kebahagiaan bagi para perajin. Salah satunya Owner Batik Habsari, Helda Tri Habsari.
Batik bermotif Sayap Arunika buatannya dibeli langsung oleh Arumi saat mengunjungi stan pameran.
"Ini pertama kalinya saya mengikuti Madiun Batik Heritage dan yang membeli langsung Ibu Arumi. Tentu menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami," ungkap Helda. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto