Jawa Pos Radar Madiun - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun memastikan seluruh tunjangan profesi guru (TPG) madrasah tahun ini telah disalurkan sepenuhnya.
Sebanyak 92 guru penerima, baik aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN, telah menerima haknya tanpa ada tunggakan pembayaran.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Kota Madiun Zainal Arifin mengatakan, penerima TPG terdiri atas 54 guru ASN dan 38 guru non-ASN yang telah memenuhi persyaratan.
"Alhamdulillah seluruh pembayaran sudah berjalan lancar," ujarnya, Jumat (17/7).
Zainal menjelaskan, terdapat kenaikan nilai TPG bagi guru madrasah non-ASN yang telah memiliki sertifikat pendidik.
Tahun ini, besaran tunjangan meningkat dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan atau naik Rp500 ribu.
Selain itu, nominal tunjangan masih berpeluang bertambah melalui mekanisme inpassing yang disesuaikan dengan masa kerja masing-masing guru.
"Seluruh proses pencairan dilakukan melalui sistem digital Simpatika," jelasnya.
Menurut Zainal, meski TPG dihitung setiap bulan, pencairannya dilakukan pada bulan berikutnya setelah seluruh proses administrasi selesai.
Tahapan tersebut meliputi rekapitulasi kehadiran, verifikasi data, hingga pengajuan pembayaran.
"Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, baru diajukan untuk pembayaran," katanya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto