Jawa Pos Radar Madiun – Kepedulian terhadap pendidikan sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat terus diperkuat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur.
Kali ini, bantuan menyasar pelajar hingga mustahik di Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun, dan Kota Madiun.
Sebanyak 100 siswa kelas X SMA, SMK, dan SLB menerima bantuan yang diserahkan di SMKN 2 Ngawi, Kamis (13/8).
Para penerima merupakan anak yatim, piatu, sebatang kara, dan dhuafa yang membutuhkan dukungan untuk menunjang pendidikan.
Bantuan yang diberikan berupa tas ransel, perlengkapan alat tulis, serta santunan uang tunai.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas Jatim membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus meringankan beban penerima manfaat.
Tak hanya menyasar pelajar, Baznas Jatim turut memberikan dukungan pemberdayaan ekonomi.
Lima mustahik mendapatkan bantuan rombong usaha masing-masing senilai Rp3,5 juta untuk menunjang pengembangan usaha mereka.
Bantuan modal usaha juga diberikan kepada lima siswa SMA, SMK, dan SLB yang membutuhkan.
Baca Juga: AXIS School Fest 2026 Sambangi SMKN 1 Ponorogo, Pelajar Diajak Melek AI dan Perkaya Literasi
Masing-masing menerima Rp2 juta sebagai dukungan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Secara keseluruhan, penyaluran bantuan menyasar guru, tenaga kependidikan, serta siswa SMA, SMK, dan SLB yang membutuhkan di Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun, dan Kota Madiun.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan agenda tahunan Baznas Provinsi Jawa Timur dalam mendukung program prioritas Gubernur Jawa Timur di bidang pendidikan, Jatim Cerdas.
Melalui program tersebut, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya diarahkan untuk membantu kebutuhan pendidikan.
Pemanfaatannya juga menyentuh aspek pemberdayaan agar penerima manfaat memiliki kesempatan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Dana yang disalurkan bersumber dari ZIS para aparatur sipil negara (ASN), khususnya guru dan tenaga kependidikan, yang disetorkan melalui Baznas Provinsi Jawa Timur.
Dana tersebut selanjutnya dikembalikan dalam bentuk berbagai program kemanfaatan bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Madiun Lena menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang telah konsisten menunaikan ZIS melalui Baznas.
“Terima kasih kepada seluruh ASN di wilayah Madiun. Dengan ketaatan menyalurkan ZIS melalui Baznas, diharapkan semakin meningkatkan kesadaran untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah,” ujar Lena.
Lena berharap sinergi antara Baznas, pemerintah, dan ASN terus diperkuat. Dengan demikian, manfaat dana ZIS dapat menjangkau semakin banyak masyarakat yang membutuhkan.
Terutama untuk mendukung keberlanjutan pendidikan serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Madiun dan sekitarnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani