Jawa Pos Radar Madiun – Tempat berjualan sudah disediakan. Kini, PKL Alun-Alun Madiun diminta ikut bertanggung jawab menjaga kebersihannya.
Pemkot Madiun bahkan melontarkan peringatan tegas setelah masih menemukan tumpukan sampah di sejumlah titik kawasan tersebut.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meminta pedagang tidak meninggalkan sampah seusai berjualan. Terutama di sekitar taman dan pohon beringin.
Bagus mengaku telah meminta dinas terkait segera membersihkan sampah yang masih ditemukan di kawasan Alun-Alun Kota Madiun.
’’Pemkot sudah memfasilitasi tempat. Tolong dijaga kebersihannya. Kalau tidak menjaga kebersihan, tidak usah jualan di alun-alun,’’ tegasnya, kemarin (25/8).
Persoalan kebersihan Alun-Alun Madiun semakin menjadi perhatian seiring rencana pemkot menata kawasan tersebut.
Dalam waktu dekat, Pemkot Madiun bakal membenahi trotoar di sisi timur dan utara alun-alun.
Pekerjaan tersebut membawa konsekuensi bagi sebagian PKL. Pedagang yang menempati area terdampak kemungkinan harus bergeser sementara selama proyek berlangsung.
Namun, pemkot belum menentukan lokasi yang akan digunakan untuk menampung pedagang selama pekerjaan.
Bagus memastikan penataan tidak dilakukan sepihak. Pemkot lebih dulu berkoordinasi dengan paguyuban PKL untuk membahas lokasi pergeseran sementara.
’’Nanti akan dikoordinasikan dulu dengan paguyuban, sementara bergesernya ke mana. Kami perbaiki sisi timur dan utara,’’ ujarnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto