Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Modus Tanya Alamat, Lansia di Boyolali Jadi Korban Perampokan Disertai Penganiayaan, Perhiasan Emas 66 Gram Amblas Digondol Pelaku

Budhi Prasetya • Selasa, 16 Januari 2024 | 00:30 WIB

Sri Mulyani, warga Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali yang menjadi sasaran perampokan di dekat rumahnya diminta keterangan di Mapolsek Cepogo, Senin (15/1/2025). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
Sri Mulyani, warga Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali yang menjadi sasaran perampokan di dekat rumahnya diminta keterangan di Mapolsek Cepogo, Senin (15/1/2025). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
 

BOYOLALI, Jawa Pos Radar Madiun – Kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi. Namun kali ini kekerasan tersebut tidak dalam lingkup rumah tangga.

Pun, peristiwa yang terjadi di Boyolali ini patut dijadikan pelajaran bagi kaum perempuan dan ibu-ibu rumah tangga. Tetap waspada saat beraktivitas di sekitar rumah.

Dilansir dari Radar Solo (JawaPos Grup), Sri Mulyani, warga Dusun Karangtalun RT 03 RW 01, Desa Gubung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, jadi korban perampokan saat jalan-jalan pagi didekat rumahnya, Senin (15/1).

Akibatnya, perempuan berumur sekitar 66 tahun itu harus kehilangan perhiasan emas seberat 66 gram.

Dari informasi yang dihimpun, Sri Mulyani jalan-jalan di dekat rumahnya sekitar pukul 06.30 WIB.

Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di dekat tempat Sri Mulyani berdiri. Dua orang lalu turun dari mobil tersebut dan berpura-pura menanyakan alamat.

"Ketika Sri Mulyani menjelaskan lokasi alamat yang ditanyakan, salah seorang pelaku mendorongnya ke dalam mobil," jelas Kapolsek Cepogo AKP Agung Setiawan, seperti dikutip dari Radar Solo, Senin (15/1).

Sri Mulyani sempat dibawa berputar-putar. Di dalam mobil, perempuan parobaya tersebut dianiaya dengan cara dipukul dan ditampar.

Tidak hanya dianiaya, Sri Mulyani juga diancam dibunuh jika tak menyerahkan perhiasannya.

Para pelaku lalu melepas paksa perhiasan kalung dan gelang yang dipakai Sri Mulyani.

Setelah itu, Sri Mulyani diturunkan dengan cara didorong dari dalam mobil di Jalan Raya Solo-Semarang, tepatnya dekat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Akibat perlakuan para pelaku, Sri Mulyani mengalami luka lecet dan bengkak pada kedua kakinya.

Sri Mulyani diselamatkan oleh pengendara lain yang sedang melintas di lokasi lalu diantarkan pulang.

"Dari keterangan korban ada tiga orang laki-laki di dalam mobil. Satu sopir dan dua orang di belakang. Yang diambil perhiasan total seberat 66 gram. Terdiri dari 50 gram gelang dan kalung 16 gram," papar kapolsek Cepogo.

Polisi telah memeriksa Sri Mulyani dan saksi lainnya, serta melakukan olah TKP untuk menangkap pelaku. (rgl/wa)

Editor : Budhi Prasetya
#jalan-jalan #perampokan #boyolali