Jawa Pos Radar Madiun – Musim durian selalu menjadi momen spesial bagi para pencinta buah beraroma kuat ini.
Tidak hanya nikmat disantap langsung, durian juga bisa diolah menjadi berbagai kudapan istimewa, salah satunya mochi durian.
Perpaduan kulit mochi yang kenyal dan isian pasta durian yang lembut menjadikan camilan ini semakin digemari, baik sebagai suguhan keluarga maupun ide jualan di musim buah.
Seperti mochi pada umumnya, resep mochi durian menggunakan campuran tepung ketan dan tepung beras untuk menghasilkan tekstur kenyal.
Aroma dan rasa durian yang khas berpadu dengan kelembutan isian, menciptakan sensasi unik di setiap gigitan. Tidak sulit untuk membuat mochi durian sendiri di rumah.
Berikut resep lengkap mochi durian kenyal di luar, lembut di dalam.
Resep Mochi Durian Kenyal
Bahan Kulit Mochi:
• 175 gram tepung ketan
• 25 gram tepung beras
• 1 sendok makan gula halus
• 1/2 sendok teh garam
• 1 sendok teh air kapur sirih
• 200–225 ml santan kental
• Daun pisang untuk alas kukusan
• Tepung maizena secukupnya, sangrai
Bahan Pasta Durian:
• 50 gram daging durian, dihaluskan
• 50 gram gula halus
• 1/4 sendok teh garam
• 1 sendok teh tepung terigu
• 25 ml air
Cara Membuat:
• Campurkan semua bahan pasta durian, aduk rata, dan sisihkan.
• Untuk kulit mochi, campur tepung ketan, tepung beras, gula halus, garam, air kapur sirih, dan santan. Tambahkan satu sendok teh pasta durian jika ingin rasa durian lebih kuat.
• Uleni adonan mochi hingga kalis, lalu bentuk bulatan pipih.
• Isi masing-masing bulatan dengan pasta durian. Bisa juga menggunakan cetakan plastik kecil untuk puding.
• Siapkan panci kukusan yang sudah dialasi daun pisang dan diolesi sedikit minyak. Kukus mochi selama sekitar 15 menit.
• Setelah matang, angkat dan gulingkan mochi dalam tepung maizena sangrai agar tidak lengket.
• Sajikan mochi durian dalam keadaan segar.
Mochi durian cocok dijadikan camilan saat bersantai bersama keluarga atau dijual sebagai kudapan kekinian di musim durian.
Teksturnya yang kenyal dan isian durian yang legit dijamin bikin nagih! (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira