Jawa Pos Radar Madiun – Puding lumut kembali menjadi primadona dessert rumahan dalam beberapa tahun terakhir.
Ciri khas puding ini terletak pada tampilannya yang hijau alami mirip lumut, dengan aroma pandan dan suji yang wangi, serta tekstur legit yang menggoda.
Tak hanya sedap dipandang, puding lumut juga menyegarkan, apalagi bila disajikan dingin sebagai takjil berbuka puasa atau penutup hidangan keluarga.
Puding lumut juga dikenal dengan nama moss pudding karena permukaannya yang tampak bergumpal seperti lumut.
Sensasi unik ini didapat dari perpaduan agar-agar, santan, telur, dan air pandan-suji.
Proses pembuatannya sangat simpel tanpa memerlukan teknik rumit.
Yang perlu diperhatikan hanyalah proses pengadukan saat memasak: aduk sesekali agar tekstur lumut bisa terbentuk, tidak terlalu halus namun juga tidak terlalu kasar.
Rahasia Sukses Puding Lumut
Kunci sukses membuat puding lumut adalah penggunaan air daun pandan dan suji sebagai pewarna hijau alami.
Selain mempercantik tampilan, aroma pandan dan suji juga efektif menutupi bau amis telur.
Agar lebih mantap, puding lumut bisa disajikan dengan saus vla creamy yang manis legit.
Resep Puding Lumut Pandan
Total waktu penyajian: 60 menit
Porsi: 12
Bahan-bahan:
• 600 ml air
• 10 sdm gula pasir
• 1 bungkus agar-agar putih
• 2 butir telur ayam, kocok lepas
• 120 ml santan cair
• 10 lembar daun suji
• 2 lembar daun pandan
• 1/2 sdt garam
• 1/2 sdt vanili bubuk
• 2–3 tetes pewarna makanan hijau (opsional)
Cara Membuat:
• Blender daun suji dan daun pandan dengan 50 ml air, lalu saring untuk mendapat warna hijau alami.
• Campurkan air, gula, agar-agar, santan, telur, garam, vanili, dan air daun pandan-suji ke dalam panci.
• Aduk rata, lalu saring sekali lagi.
• Masak di atas api sedang sambil sesekali diaduk hingga adonan membentuk gumpalan seperti lumut dan mendidih.
• Angkat, diamkan 10–15 menit sampai uap panas hilang, lalu aduk-aduk kembali hingga hangat.
• Tuang ke cetakan, dinginkan hingga mengeras, lalu simpan dalam kulkas.
• Potong-potong puding lumut, sajikan dingin dengan saus vla jika suka.
Tips Sukses:
• Gunakan air pandan-suji segar atau endapan siap pakai untuk warna hijau alami.
• Aduk adonan beberapa kali untuk mendapatkan gumpalan lumut yang halus, aduk lebih jarang bila ingin tekstur lumut lebih kasar.
Puding lumut tak hanya cocok untuk sajian takjil atau penutup makan, tapi juga layak jadi ide jualan kekinian berkat tampilannya yang cantik dan viral di media sosial. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira