Jawa Pos Radar Madiun – Apem selong kembali membuktikan eksistensinya di tengah maraknya jajanan kekinian.
Kue tradisional berbahan tepung beras ini tetap jadi favorit di pasar rakyat maupun hajatan keluarga.
Tekstur lembut, pinggiran renyah, dan aroma pandan yang khas menjadikan apem selong selalu dinantikan pecinta kuliner tradisional.
Apem selong tidak hanya jadi suguhan wajib di berbagai acara seperti pengajian, hajatan, hingga arisan, tapi juga kerap diburu di pasar pagi.
Kombinasi rasa manis dengan tekstur berserat menjadikan kue ini pilihan pas sebagai teman minum teh atau kopi. Bahan alami seperti santan, tepung beras, dan daun pandan membuat apem selong terasa otentik dan menenangkan.
Bagi yang ingin menghadirkan cita rasa nostalgia di rumah, berikut resep apem selong rumahan yang praktis dan mudah dipraktikkan.
Bahan-bahan Apem Selong:
• 500 gram tepung beras
• 50 gram tepung tapioka
• 300 gram gula pasir
• 1 sendok teh ragi instan
• 1250 ml santan kental hangat
• 3 lembar daun pandan
• 1 sendok teh garam
• 1/4 sendok teh vanili
• 1 butir telur utuh
Langkah Pembuatan:
• Rebus santan bersama daun pandan dan garam hingga mendidih, lalu biarkan hangat.
• Campurkan semua bahan kering ke dalam wadah besar.
• Tuang santan hangat sedikit demi sedikit ke adonan kering sambil diaduk rata. Masukkan telur, aduk kembali hingga tercampur sempurna.
• Saring adonan agar hasilnya halus, lalu diamkan 1–1,5 jam untuk fermentasi. Aduk rata sebelum digunakan.
• Panaskan wajan anti lengket kecil, gunakan api kecil cenderung sedang.
• Tuang satu sendok sayur adonan ke wajan, ratakan hingga membentuk renda di pinggir. Tutup wajan.
• Tambahkan irisan daun pandan di atas apem saat setengah matang. Tutup kembali, masak hingga matang dan pinggirannya renyah.
• Angkat dan sajikan hangat.
Teknik memasak apem selong dengan api kecil dan menutup wajan membuat kue matang merata dan menghasilkan tekstur berserat yang lembut di dalam, serta tipis dan renyah di pinggir.
Cara tradisional inilah yang menjaga keaslian rasa apem selong hingga kini tetap jadi primadona.
Apem selong bukan sekadar camilan pasar, tapi juga warisan kuliner yang lekat dengan tradisi keluarga Indonesia.
Nikmati apem selong buatan sendiri, dan rasakan kehangatan jajanan masa kecil yang tak lekang oleh waktu. (aji/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira