Jawa Pos Radar Madiun – Siapa sangka di balik renyahnya cakwe tersimpan kisah sejarah yang kelam dan penuh simbolisme? Camilan asal Tiongkok atau Cina ini bukan hanya populer karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang empuk di dalam, renyah di luar, tetapi juga menyimpan cerita perlawanan rakyat terhadap pengkhianatan pada zaman Dinasti Song.
Dalam dialek Hokkian, cakwe berarti hantu yang digoreng. Istilah ini berasal dari kisah rakyat Tiongkok yang murka atas kematian Jenderal Yue Fei, seorang pahlawan nasionalis, akibat fitnah dari Perdana Menteri Qin Hui.
Sebagai bentuk protes dan simbol kebencian, rakyat menciptakan dua batang adonan yang mewakili Qin Hui dan istrinya, kemudian menggorengnya hingga garing.
Tradisi itu bertransformasi menjadi makanan yang kini kita kenal sebagai cakwe.
Kini, kamu bisa membuat sendiri cakwe khas Tiongkok ini di rumah. Resepnya sederhana, namun hasilnya tetap autentik dan menggoda.
Bahan-Bahan Cakwe:
150 gram tepung terigu
1 butir telur
3 sdm minyak goreng
70 ml air
1/2 sdt kaldu bubuk
1/2 sdt ragi instan
3/4 sdt garam
1/4 sdt baking powder
Cara Membuat Cakwe yang Gurih dan Renyah:
1. Campur adonan: Kocok telur hingga lepas, masukkan tepung terigu, ragi, kaldu bubuk, baking powder, dan garam. Aduk rata.
2. Tambahkan cairan: Masukkan air dan minyak secara bertahap sambil diuleni hingga kalis.
3. Diamkan adonan: Bulatkan adonan, simpan dalam baskom yang telah diolesi minyak. Tutup rapat dan simpan dalam kulkas selama ±9 jam.
4. Bentuk adonan: Keluarkan dari kulkas, uleni kembali lalu diamkan sejenak. Pipihkan dan potong adonan menjadi persegi panjang.
5. Rekatkan dan goreng: Ambil dua potong, tumpuk dan tekan bagian tengahnya. Tarik memanjang dan putar ringan.
6. Goreng cakwe: Masukkan ke dalam minyak panas, goreng hingga kuning keemasan dan renyah. Angkat dan tiriskan.
7. Sajikan: Nikmati cakwe bersama saus manis pedas atau cocolan favorit lainnya.
Kandungan Gizi dan Keunikan Cakwe
Cakwe mengandung karbohidrat dari tepung terigu, protein dari telur, dan lemak sehat dari minyak goreng.
Bila disantap dengan saus cocol yang tepat, camilan ini bisa menjadi pelengkap sarapan atau teman minum teh yang memuaskan.
Lebih dari sekadar camilan, cakwe menyimpan sejarah dan nilai budaya. Membuatnya di rumah bukan hanya sekadar mencoba resep, tapi juga merasakan sentuhan peradaban kuliner Tiongkok klasik yang telah berusia ratusan tahun. (den)
Editor : Deni Kurniawan