Jawa Pos Radar Madiun – Tak semua masakan tradisional Jawa hanya soal rasa, beberapa justru menarik perhatian karena aromanya yang unik.
Salah satunya adalah botok sembukan, kuliner khas Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menggunakan daun sembukan (Paederia foetida), tanaman liar yang dikenal dengan bau menyengat namun dipercaya punya manfaat kesehatan.
Botok sembukan biasanya dibuat dari ampas kelapa parut, sisa pembuatan santan, yang dicampur bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, kencur, cabai rawit, garam, dan gula.
Beberapa resep menambahkan terasi untuk aroma khas, serta bahan tambahan seperti ikan teri atau tempe untuk variasi rasa.
Semua bahan ini dicampur rata, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang.
Cara Membuat Botok Sembukan:
• Haluskan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, kencur, cabai, garam, gula, dan terasi jika suka.
• Campurkan bumbu halus dengan kelapa parut, lalu tambahkan daun sembukan dan bahan lain seperti teri atau tempe.
• Aduk hingga tercampur rata.
• Ambil selembar daun pisang, beri adonan, bungkus, dan sematkan dengan lidi.
• Kukus selama 30–45 menit hingga matang dan aromanya keluar.
• Sajikan botok sembukan selagi hangat, nikmati sensasi gurih pedas dan aroma khas daun sembukan yang menyengat.
Botok sembukan memang dikenal beraroma kuat, namun justru itulah daya tariknya bagi para pecinta kuliner tradisional.
Rasa gurih, pedas, dengan sensasi sedikit asam dari daun sembukan muda, membuat botok ini selalu dicari, bahkan menjadi menu langka yang viral di media sosial.
Khasiat daun sembukan yang dipercaya dapat melancarkan pencernaan dan mengatasi perut kembung, jadi nilai tambah kuliner ini.
Resep botok sembukan ini dirangkum dari berbagai sumber dan pengalaman para pelestari kuliner Jawa, membuktikan bahwa cita rasa tradisional tetap punya tempat spesial di hati masyarakat. (bib/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira