Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Gatal saat Makan Suweg? Ini 5 Cara Mengolahnya agar Aman Dikonsums tanpa Bikin Lidah dan Tenggorokan Iritasi

Eric Wibowo • Rabu, 23 Juli 2025 | 18:06 WIB
Ilustrasi mengolah suweg agar tidak gatal.
Ilustrasi mengolah suweg agar tidak gatal.

Jawa Pos Radar Madiun – Suweg, salah satu jenis umbi lokal yang sering dijadikan alternatif sumber karbohidrat, ternyata menyimpan tantangan tersendiri dalam pengolahannya.

Umbi ini dikenal bergizi tinggi dan kaya serat, namun kerap menimbulkan rasa gatal pada lidah dan tenggorokan bila tidak dimasak dengan benar.

Penyebab rasa gatal pada suweg adalah kandungan kristal kalsium oksalat. Senyawa inilah yang dapat mengiritasi permukaan rongga mulut, bahkan tenggorokan.

Untuk mengatasi hal tersebut, berikut lima metode sederhana namun efektif yang bisa dilakukan di rumah agar suweg bisa dikonsumsi dengan aman dan nyaman.

1. Rendam Suweg dalam Air Garam atau Kapur Sirih

Setelah dikupas dan dipotong kecil, rendam potongan suweg dalam air garam selama 15–30 menit.

Larutan ini berfungsi melarutkan kristal oksalat penyebab gatal. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan air kapur sirih berkonsentrasi rendah.

Jangan lupa bilas berkali-kali dengan air bersih setelah proses perendaman.

2. Kukus Suweg Sampai Matang Sempurna

Setelah direndam, suweg perlu dikukus dengan api sedang selama minimal 45 menit.

Pastikan bagian dalam suweg benar-benar matang, karena bagian yang belum matang cenderung masih menyimpan senyawa penyebab gatal.

3. Tambahkan Durasi Pemanasan

Jika rasa gatal masih muncul meski sudah dikukus, tambahkan waktu pemanasan. Proses pengukusan yang lebih lama membantu mengurai kristal oksalat lebih optimal.

Beberapa ahli kuliner menyarankan pengukusan hingga 60 menit, tergantung ukuran potongan umbi.

4. Jemur Suweg di Bawah Sinar Matahari

Sebelum diolah, cobalah menjemur suweg di bawah sinar matahari langsung. Cara tradisional ini terbukti efektif menurunkan kandungan oksalat secara alami.

Sinar UV dari matahari membantu menguapkan sebagian besar senyawa iritan, sehingga suweg lebih aman saat dikonsumsi.

5. Pilih Suweg Segar dan Bebas Busuk

Gunakan suweg yang masih segar, keras, dan tidak berbau. Suweg yang sudah disimpan terlalu lama atau mulai membusuk cenderung memiliki kadar oksalat lebih tinggi, sehingga rasa gatal lebih sulit dihilangkan meski sudah melalui proses masak.

Bila kamu ingin mengolah suweg menjadi tepung, pastikan umbi sudah benar-benar kering sebelum ditumbuk atau digiling.

Suweg yang masih lembap akan menggumpal dan sulit diolah menjadi tepung halus.

Dengan teknik pengolahan yang tepat, suweg bisa menjadi sumber pangan lokal yang lezat, sehat, dan aman dikonsumsi.

Selain itu, potensi ekonominya pun cukup besar jika dikembangkan sebagai bahan olahan seperti tepung, keripik, atau makanan fungsional berbasis umbi. (ebo/cor)

Editor : Andi Chorniawan
#gatal #air garam #Cara mengolah #kukus #jemur #Suweg