Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Inilah Es Buto Ijo yang Terinspirasi Mitologi Jawa, Minuman Kota Kediri Diburu saat Cuaca Panas dan Ramadan

Eric Wibowo • Kamis, 31 Juli 2025 | 17:35 WIB

 

Ilustrasi es buto ijo khas Kota Kediri.
Ilustrasi es buto ijo khas Kota Kediri.

Jawa Pos Radar Madiun – Saat terik melanda kawasan Jawa Timur, khususnya Kota Kediri, satu minuman tradisional selalu jadi incaran masyarakat, yakni Es Buto Ijo.

Dikenal karena warnanya yang mencolok dan cita rasa segarnya, minuman ini tak hanya memanjakan lidah, tapi juga menghadirkan sentuhan budaya dalam setiap tegukan.

Komposisi yang Meriah, Rasa yang Kaya

Es Buto Ijo terdiri dari beragam bahan dengan karakteristik rasa dan tekstur yang beragam. Di dalam satu gelas, kita bisa menemukan: 

Sagu mutiara, yang kenyal dan berwarna cerah

Kolang-kaling, memberi sensasi segar

Kacang hijau, menciptakan rasa gurih dan mengenyangkan 

Biji selasih, memberikan sensasi dingin alami

Kelapa muda dan nata de coco, menambah kekenyalan dan rasa manis alami

Sirup melon hijau, jadi ciri khas utama baik dari warna maupun aroma

Es serut, sebagai pelengkap utama yang menambah kesegaran

Perpaduan warna hijau cerah dan aneka tekstur menjadikan minuman ini bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya pengalaman rasa—manis, gurih, dan segar dalam satu tegukan.

Legendaris Saat Ramadan, Populer Sepanjang Waktu

Popularitas Es Buto Ijo melejit setiap bulan Ramadan. Di Kediri, minuman ini mudah ditemukan di pasar takjil, pinggir jalan, hingga gerobak kaki lima.

Harganya yang ramah kantong membuatnya digemari semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua. 

Tak hanya di Kediri, varian Es Buto Ijo juga muncul di daerah lain seperti Karanganyar, Jawa Tengah.

Meski tampilannya sedikit berbeda, spirit minuman ini tetap sama: menyegarkan dan mengenyangkan.

Dari Cerita Rakyat hingga Gelas Plastik

Nama Es Buto Ijo berasal dari tokoh mitologi Jawa, Buto Ijo, yang identik dengan tubuh besar dan warna hijau mencolok.

Filosofi ini tercermin dalam penyajian minuman: porsinya besar dan didominasi warna hijau yang menggugah selera.

Di balik kesegaran itu, Es Buto Ijo juga menyimpan nilai budaya. Ia menjadi simbol bagaimana masyarakat lokal mampu mengemas bahan-bahan sederhana menjadi sajian kuliner yang menarik, merakyat, dan lestari. (ebo/cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#es buto ijo #sagu mutiara #minuman #Minuman Khas #Kota Kediri