Jawa Pos Radar Madiun - Putu mayang merupakan salah satu camilan tradisional khas Betawi yang unik karena bentuknya menyerupai mi dan disajikan bersama kuah santan gula merah.
Teksturnya kenyal-lembut dan kuahnya gurih manis membuat jajanan ini selalu dirindukan, terutama oleh pencinta kuliner jadul.
Tak perlu alat khusus, putu mayang bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan sederhana.
Bahan-Bahan:
Adonan Putu Mayang:
Baca Juga: Resep Pie Susu Lembut Anti Gagal, Renyah di Pinggir Lumer di Tengah!
250 gram tepung beras
50 gram tepung tapioka
500 ml santan sedang (bukan santan instan kental)
½ sdt garam
Pewarna makanan (merah muda, hijau, putih sesuai selera)
Daun pisang secukupnya sebagai alas kukusan
Kuah Santan Gula Merah:
500 ml santan kental
150 gram gula merah, sisir halus
2 sdm gula pasir
2 lembar daun pandan
¼ sdt garam
Cara Membuat:
1. Buat Adonan Putu Mayang:
Campur tepung beras, tepung tapioka, santan, dan garam dalam panci.
Masak sambil diaduk dengan api kecil hingga adonan kalis, tidak lengket di tangan, dan bisa dipulung.
Bagi adonan menjadi 2–3 bagian, beri pewarna sesuai selera dan aduk rata.
2. Bentuk dan Kukus:
Siapkan daun pisang, olesi tipis dengan minyak.
Masukkan adonan ke piping bag (atau cetakan mi), bentuk bulat berpilin di atas daun pisang.
Kukus selama 15–20 menit hingga matang.
3. Buat Kuah Santan Gula Merah:
Rebus santan bersama gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam. Aduk-aduk agar tidak pecah.
Setelah gula larut dan santan mendidih, angkat dan saring.
Sajikan putu mayang dalam piring kecil, lalu siram dengan kuah santan gula merah hangat atau dingin sesuai selera. Cocok disajikan untuk sarapan, camilan sore, atau sajian tamu.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun