Jawa Pos Radar Madiun - UMKM kuliner di Magelang terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang paling kuat.
Di balik popularitas berbagai kuliner khas yang bertahan lintas generasi, tersimpan kisah-kisah inspiratif tentang ketekunan, inovasi, serta konsistensi menjaga kualitas.
Beberapa pelaku usaha bahkan memulai dari modal kecil sebelum akhirnya memiliki pelanggan setia hingga dikenal sebagai ikon kuliner kota.
Kupat Tahu Pak Pangat sudah menjadi ikon kuliner Magelang selama puluhan tahun.
Hidangan sederhana berbahan kupat, tahu, bumbu kacang, dan taburan bawang goreng ini tetap diminati karena konsistensinya dalam menjaga kualitas rasa.
Resep turun-temurun yang tidak berubah membuat setiap pelanggan merasakan cita rasa yang sama sejak dahulu.
Pelayanan yang ramah dan bahan yang dipilih dengan baik menjadikan tempat ini tetap ramai, baik oleh warga lokal maupun wisatawan yang penasaran.
2. Es Murni Magelang
Es Murni menjadi salah satu kuliner tertua di Magelang dan berhasil bertahan hingga lebih dari enam dekade.
Kekuatan utama usaha ini terletak pada kemampuannya mempertahankan identitas dan suasana otentik.
Meskipun tren kuliner terus berganti, Es Murni tetap konsisten menyajikan minuman segar dengan resep klasik yang tidak berubah.
Tempatnya pun tetap mempertahankan nuansa jadul yang membuat pelanggan lintas generasi merasa memiliki hubungan emosional dengan tempat ini.
3. Pengusaha Semprong
Salah satu kisah UMKM yang paling inspiratif berasal dari pengusaha semprong di Magelang.
Bermula dari modal hanya Rp50 ribu, usaha rumahan ini berkembang menjadi bisnis bernilai jutaan rupiah per bulan.
Kunci keberhasilan usaha ini terletak pada pemanfaatan bahan baku lokal, konsistensi dalam produksi, serta pemasaran sederhana yang efektif.
Kisah ini membuktikan bahwa produk tradisional tetap memiliki pasar jika dikembangkan dengan strategi yang tepat.
4. UMKM Getuk Mbok’e
Awalnya hanyalah eksperimen membuat camilan khas di dapur rumah, Getuk Mbok’e kini berkembang menjadi salah satu oleh-oleh paling dicari wisatawan.
Keberhasilan usaha ini ditopang oleh rasa autentik, bahan segar, dan tampilan kemasan modern yang membuatnya menarik sebagai buah tangan.
Konsistensi menjaga kualitas menjadi faktor utama yang membuat produk ini bertahan di tengah persaingan oleh-oleh khas Magelang. (cor)
Editor : Andi Chorniawan