Jawa Pos Radar Madiun – Kastengel menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir saat Hari Raya Lebaran. Teksturnya yang renyah dengan cita rasa gurih keju menjadikannya favorit banyak keluarga. Resep ini diambil dari salah satu creator kuliner yaitu chef devina hermawan.
Dalam video itu, devina hermawan memberi tahu cara membuat kastengel premium tanpa menggunakan cetakan khusus, namun tetap menghasilkan rasa dan tekstur yang maksimal.
Berikut resep lengkap beserta langkah pembuatannya.
Bahan-Bahan
- 300 gram tepung terigu serbaguna
- 200 gram mentega atau margarin
- 100 gram keju parut (disarankan cheddar)
- 2 kuning telur
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh gula halus
- 1 sendok teh vanili bubuk (opsional)
Bahan olesan:
- 1 kuning telur
- 1 sendok teh susu cair
Cara Membuat
- Kocok mentega atau margarin bersama gula halus dan garam hingga tercampur rata. Tidak perlu terlalu lama agar tekstur kue tetap renyah.
- Masukkan dua kuning telur, aduk hingga menyatu dengan adonan.
- Tambahkan keju parut ke dalam adonan, lalu aduk rata.
- Masukkan tepung terigu yang sudah diayak sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan bisa dipulung dan tidak lengket.
- Ambil adonan secukupnya, bentuk memanjang seperti batang kecil menggunakan tangan atau pisau tanpa perlu cetakan khusus.
- Susun di atas loyang yang sudah dialasi kertas baking. Olesi bagian atas dengan campuran kuning telur dan susu cair, lalu taburi keju parut di atasnya.
- Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 150–160 derajat Celsius selama 25–30 menit hingga berwarna kuning keemasan.
- Angkat dan dinginkan sepenuhnya sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.
Tips Agar Kastengel Sempurna
- Gunakan keju berkualitas agar aroma dan rasa lebih kuat.
- Jangan mengocok mentega terlalu lama agar tekstur tidak melebar saat dipanggang.
- Pastikan kastengel benar-benar dingin sebelum disimpan supaya tidak melempem.
- Gunakan suhu oven stabil agar matang merata dan tidak gosong di bagian bawah.
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universita Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani