Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

10 Oleh-Oleh Khas Madiun yang Paling Diburu, Ada Brem dan Sambal Pecel Legendaris

Sukma Maharani Putri • Senin, 25 Mei 2026 | 14:12 WIB
Oleh-Oleh Khas Madiun
Oleh-Oleh Khas Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Liburan ke Madiun rasanya belum lengkap kalau belum membawa pulang oleh-oleh khas daerah ini. Menariknya, sebagian besar makanan khas Madiun punya daya tahan cukup lama sehingga aman dibawa bepergian jarak jauh.

Tak heran kalau banyak wisatawan sengaja menyempatkan berburu buah tangan sebelum pulang ke kota asal. Mulai dari sambal pecel legendaris, brem yang lumer di mulut, hingga bluder lembut yang harum butter, semuanya punya cita rasa khas yang bikin kangen.

Berikut daftar oleh-oleh khas Madiun paling populer yang wajib masuk tas saat pulang liburan.

Baca Juga: 15 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia, Solo hingga Madiun Cocok untuk Mahasiswa hingga Pekerja Remote

Sambal Pecel Madiun, Oleh-Oleh Paling Ikonik dari Kota Pendekar

Kalau bicara oleh-oleh khas Madiun, sambal pecel jelas jadi yang paling terkenal.

Bumbu kacang khas ini punya rasa gurih, sedikit manis, dan aroma daun jeruk yang khas. Banyak wisatawan membeli sambal pecel karena praktis dan bisa tahan cukup lama.

Biasanya sambal pecel dijual dalam bentuk padat yang tinggal diseduh air hangat sebelum disantap bersama sayuran, rempeyek, atau nasi hangat.

Kini juga tersedia berbagai level pedas dan varian rasa yang bisa disesuaikan selera.

Harga: Rp15 ribu – Rp40 ribu

Brem Madiun, Manis dan Langsung Lumer di Mulut

Selain sambal pecel, brem menjadi oleh-oleh wajib favorit wisatawan. Jajanan tradisional berbahan tape ketan ini punya tekstur lembut dan sensasi dingin saat masuk mulut. Rasanya manis dengan aroma fermentasi khas yang cukup unik.

Baca Juga: Telantar dan Ditipu, Ortu di Lampung Tinggalkan Jenazah Anak Beserta Sepucuk Surat

Karena kadar airnya rendah, brem termasuk salah satu oleh-oleh yang paling awet dibawa bepergian. Harga: Rp20 ribu – Rp60 ribu

Bluder Madiun, Roti Lembut yang Selalu Diburu

Bluder kini menjadi salah satu oleh-oleh modern yang cukup populer di Madiun. Teksturnya sangat lembut dengan aroma butter yang kuat. Pilihan rasanya juga semakin beragam, mulai dari coklat, keju, stroberi, kismis, hingga cappuccino.

Banyak wisatawan membeli bluder untuk teman minum teh atau kopi bersama keluarga di rumah. Harga: Rp10 ribu – Rp120 ribu

Madu Mongso, Jajanan Tradisional yang Mulai Langka

Madu mongso menjadi salah satu jajanan tradisional khas Jawa yang masih mudah ditemukan di Madiun.

Terbuat dari tape ketan hitam yang dimasak hingga legit, makanan ini punya rasa manis dengan aroma fermentasi yang khas.

Biasanya dibungkus kertas warna-warni sehingga tampilannya cukup menarik dijadikan buah tangan.  Harga: Rp18 ribu – Rp35 ribu

Kerupuk Lempeng dan Keripik Tempe, Teman Makan Pecel yang Wajib Dibeli

Kerupuk lempeng menjadi camilan gurih favorit warga Madiun. Teksturnya renyah dan cocok dijadikan pelengkap pecel maupun camilan santai.

Selain itu ada juga keripik tempe khas Madiun yang terkenal tipis dan gurih. Bumbunya meresap sampai ke dalam sehingga bikin susah berhenti ngemil.

Kedua camilan ini cukup awet dan praktis dibawa keluar kota.

Baca Juga: 15 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia, Solo hingga Madiun Cocok untuk Mahasiswa hingga Pekerja Remote

Harga kerupuk lempeng: Rp12 ribu – Rp25 ribu

Harga keripik tempe: Rp15 ribu – Rp30 ribu

Bakpia, Ledre Pisang, hingga Jenang Khas Madiun

Tak hanya Jogja, Madiun juga punya bakpia dengan berbagai isian seperti kacang hijau, coklat, keju, hingga durian.

Ada juga ledre pisang, camilan gulung tipis dan renyah dengan aroma pisang yang harum.

Sementara jenang khas Madiun punya tekstur kenyal dengan rasa manis legit yang cocok untuk oleh-oleh keluarga.

Harga bakpia: Rp20 ribu – Rp45 ribu

Harga ledre pisang: Rp18 ribu – Rp40 ribu

Harga jenang: Rp25 ribu – Rp50 ribu

Abon Sapi Khas Madiun, Praktis dan Tahan Lama

Kalau mencari oleh-oleh yang praktis dan awet, abon sapi khas Madiun bisa jadi pilihan. Rasanya gurih dan cocok dijadikan lauk instan maupun isian roti. Karena tahan lama dan mudah dibawa, abon sapi cukup populer di kalangan wisatawan luar kota.

Harga: Rp35 ribu – Rp90 ribu

Oleh-Oleh Khas Madiun yang Paling Awet untuk Perjalanan Jauh

Bagi wisatawan yang bepergian jauh, memilih oleh-oleh tahan lama tentu jadi hal penting. Beberapa oleh-oleh khas Madiun yang terkenal paling awet antara lain:

Brem: tahan 2–3 bulan

Sambal pecel: tahan 1–2 bulan

Kerupuk lempeng: tahan hingga 3 bulan

Abon sapi: tahan sekitar 2 bulan

Keripik tempe: tahan sekitar 1 bulan

Dengan penyimpanan yang baik dan kemasan rapat, oleh-oleh tersebut tetap aman dibawa keluar kota bahkan luar pulau.

Oleh-Oleh dari Madiun Bukan Cuma Pecel

Madiun memang identik dengan pecel. Tapi ternyata kota ini punya banyak pilihan oleh-oleh lain yang tak kalah menarik.

Mulai dari jajanan tradisional, camilan gurih, hingga roti modern, semuanya menawarkan cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

Tak heran kalau banyak wisatawan rela berburu oleh-oleh sebelum meninggalkan Kota Pendekar.

Editor : Nur Wachid
#Oleh-Oleh Khas Madiun #sambal pecel Madiun #bluder Madiun #brem madiun #makanan khas madiun