Jawa Pos Radar Madiun - Starlink, layanan internet cepat dari SpaceX yang dimiliki Elon Musk, resmi mendapat izin di Indonesia.
Dengan diperolehnya izin tersebut, Starlink akhirnya mulai dipasarkan di tanah air.
Sejumlah warganet bahkan sudah memberi testimoni kecepatan internet Elon Musk yang ngebut hingga ratusan mbps.
Karena menggunakan teknologi satelit, Starlink digadang mampu menjangkau hingga daerah pelosok dan menawarkan kecepatan yang tinggi, melebihi rata-rata provider tanah air.
Tertarik menggunakan Starlink untuk akses internet ngebut? Simak penjelasan paket internet dan harga yang dipatok Elon Musk berikut ini.
Jenis Layanan dan Harga Langganan Starlink
Mengutip dari situs resmi Starlink, ada tujuh paket yang ditawarkan oleh provider asal Amerika Serikat tersebut.
Pertama, paket internet untuk residential atau rumahan. Kedua, paket internet roam atau jelajah (bisa dibawa ke mana-mana). Ketiga, paket boat atau khusus untuk pelayaran.
Selain itu, juga ada empat paket untuk pelaku bisnis.
Residential
Menurut situs resminya, paket ini cocok untuk digunakan internetan keluarga di rumah dan tidak ada batasan kuota alias unlimited.
Kecepatan rata-rata menurut pengakuan warganet di Bandung (akun X @drayanaindra) berkisar 250 mbps dan peaknya mencapai lebih dari 300 mbps.
- Peranti standar: Rp 7.800.000.
- Langganan paket internet: Rp 750.000 per bulan.
Roam
Paket roam bisa digunakan hingga di kawasan pelosok. Bahkan, bisa digunakan secara mobile (bergerak) dan diklaim tetap stabil.
- Peranti standar: Rp 7.800.000.
- Paket mobile regional: Rp 990.000 per bulan.
- Paket mobile global: Rp 6.995.480 per bulan.
Boat
Paket boat atau kapal bisa digunakan dalam pelayaran. Rincian biayanya sebagai berikut:
- Peranti performa tinggi: Rp 43.721.590.
- Paket mobile priority 50 GB: Rp 4.345.000 per bulan
- Paket mobile priority 1 TB: Rp 17.160.000 per bulan
- Paket mobile priority 5 TB: Rp 86.130.000 per bulan
Fixed Site
Paket internet khusus bisnis ini punya fitur unggulan seperti kuota standar unlimited, ip publik, jaringan diprioritaskan, dan dukungan-dukungan prioritas lain.
- Peranti standar: Rp 7.800.000
- Paket priority 40 GB: Rp 1.100.000 per bulan
- Paket priority 1 TB: Rp 3.025.000 per bulan
- Paket priority 2 TB: Rp 6.116.000 per bulan
- Paket priority 6 TB: Rp 12.320.000 per bulan
Baca Juga: Puluhan ASN Pemkab Madiun Berangkat Haji, Kompak Ajukan Cuti
Land Mobility
Menurut situs resminya, paket ini dapat diandalkan untuk keperluan kedaruratan dan mobilitas darat.
- Peranti performa tinggi: Rp 43.732.590.
- Paket mobile priority 50 GB: Rp 4.345.000 per bulan
- Paket mobile priority 1 TB: Rp 17.160.000 per bulan
- Paket mobile priority 5 TB: Rp 86.130.000 per bulan
Maritime
Paket Maritime punya fitur utama yang mencakup semua fitur layanan global, penggunaan di pelayaran dan jaringan yang diprioritaskan.
- Peranti performa tinggi: Rp 43.732.590.
- Paket mobile priority 50 GB: Rp 4.345.000 per bulan.
- Paket mobile priority 1 TB: Rp 17.160.000 per bulan.
- Paket mobile priority 5 TB: Rp 86.130.000 per bulan.
Aviation
Tak hanya layanan internet untuk pelayaran, Starlink juga punya paket internet khusus untuk penerbangan.
Kecepatan upload per terminal 8-25 mbps dan download per terminalnya 40-220 mbps.
- Bisnis 20 GB: Rp 32.110.000 per bulan.
- Bisnis unlimited: Rp 160.550.000 per bulan.
- Government unlimited: tidak dipublikasikan secara umum.
- Commercial unlimited: tidak dipublikasikan secara umum.
Tertarik menggunakan layanan internetnya Elon Musk? (naz)
Editor : Mizan Ahsani