Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Foto Makananmu Kurang Estetik Padahal Pakai Handphone Mahal? Terapkan Empat Tips Food Photography Ini

Mizan Ahsani • Kamis, 16 Mei 2024 | 01:30 WIB
Ilustrasi memotret makanan atau food photography (JAWAPOS.COM)
Ilustrasi memotret makanan atau food photography (JAWAPOS.COM)

Jawa Pos Radar Madiun - Food photography atau seni memotret makanan saat ini sedang digandrungi banyak orang.

Setiap orang berlomba menghasilkan foto yang memperlihatkan makanan yang dapat menggugah selera.

Namun, tak sedikit pula yang hasilnya kurang mengesankan. Padahal sudah memakai kamera handphone mahal seperti iPhone.

Food photography dan food stylist Marisa Djemat mengatakan, dalam memotret makanan ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

Supaya foto makanan yang dipotret menjadi estetik dan menggugah selera. Bahkan, ini bisa dilakukan dengan kamera ponsel.

Lighting

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pencahayaan.

Cahaya yang bisa datang dari arah belakang objek (back light), kanan atau kiri atas objek (rim light), side light atau pencahayaan samping yang sejajar objek.

Selain itu, juga bisa berupa oval light dari kanan bawah dan front light dari depan objek.

"Jenis cahayanya bisa ada natural dan artificial light," kata Marisa.

Styling

Hal lain yang perlu diperhatikan fotografer dalam hal food photography adalah penataan atau styling, karena sangat menentukan supaya fotonya terlihat cantik.

Yang harus dipikirkan saat penataan adalah dilihat dari jenis makanannya, misalnya makanan Korea atau Indonesia bagian mana yang menarik untuk dijadikan fokus foto.

"Bisa juga menentukan styling dari lokasi, misal di cafe atau restoran, mungkin di restoran bisa sambil baca majalah atau kacamata baca, atau di dapur ada talenan, pisau atau serbet."

Cara penataan makanan juga memiliki aturannya agar komposisi di dalam kamera terlihat apik.

Sederhananya, letakkan objek atau point of interest di 3/4 frame kamera, lalu tambahkan properti yang sesuai dengan objek yang difoto dengan penataan seperti huruf X (cross).

"Kalau mau stylingnya lebih banyak makanan lagi tambah properti yang ada levelingnya, satu tinggi, satu rendah, dan membentuk huruf X," saran Marisa.

Point of Interest

Selain itu, perhatikan juga bahan utama dari objek yang menarik perhatian.

Misalnya cabai atau biji kopi pada minuman kopi.

Angle

Marisa juga mengatakan, sudut pengambilan gambar atau angle menentukan agar makanan bisa terlihat jelas dan menarik.

Salah satunya pengambilan objek 3/4 frame dengan sudut pengambilan 45 derajat yang memperlihatkan bagian atas dan depan makanan di piring.

Teknik ini biasa digunakan untuk memperlihatkan makanan yang disajikan di dalam mangkuk agar isi mangkuk terlihat jelas.​​​​​​​

Angle selanjutnya adalah flat layout yang menampilkan semua makanan yang ada di atas meja.

Angle ini bagus digunakan untuk foto yang memiliki bentuk seperti donat, dan eye level yaitu memotret objek yang sejajar dengan arah pandang mata.

Eye level bisa digunakan untuk memotret makanan yang memiliki lapisan seperti botol minuman, sushi, atau kue lapis agar makanan terlihat jelas dan tegak lurus.​​​​​​​

Marisa juga menyarankan untuk fotografi makanan gunakan mode potrait pada kamera ponsel.

Ini supaya gambar bisa terfokus pada objek yang ingin di foto dan tidak terganggu ruang kosong di kanan dan kiri objek.

Gunakan juga fitur tambahan pada ponsel seperti food mode agar makanan lebih berwarna. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Food photography #iphone #Lighting #tips #makanan #handphone #styling #mahal #foto #estetik