Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Amankah Suzuki Ertiga di Tanjakan? Belajar dari Insiden Pacet, Simak 4 Kemungkinan Penyebab Mobil Masuk Jurang

Mizan Ahsani • Senin, 10 Februari 2025 | 19:39 WIB
Suzuki Ertiga Hybrid
Suzuki Ertiga Hybrid

Jawa Pos Radar Madiun - Sebuah mobil Suzuki Ertiga ditemukan di dasar jurang di kawasan Tahura R Soerjo, Jalur Pacet-Cangar, Mojokerto, pada Jumat (7/2).

Mobil MPV warna putih itu ditemukan dalam kondisi mesin masih menyala, namun tanpa pengemudi dan penumpang di dalamnya.

Petugas yang pertama kali menemukan kendaraan itu sempat khawatir ada korban jiwa, tetapi setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan mayat di sekitar lokasi.

Mengutip Radar Mojokerto, mobil ditemukan dalam posisi sekitar 10 meter dari permukaan jalan.

Pintu kemudi terbuka dan barang-barang, termasuk kartu anggota serta seragam TNI AL, masih berada di dalamnya.

Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar.

Apakah mobil tersebut jatuh akibat kesalahan teknis, human error, atau faktor lain?

Selaim itu, seberapa aman Suzuki Ertiga digunakan di jalur tanjakan curam seperti Pacet?

Kekuatan Suzuki Ertiga untuk Melahap Tanjakan

Suzuki Ertiga dikenal sebagai mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang dengan mesin 1.5L 103 HP dan torsi 138 Nm.

Meski cukup untuk perjalanan sehari-hari, penggunaan di medan ekstrem seperti Pacet-Cangar yang memiliki tikungan tajam dan tanjakan curam harus dilakukan dengan teknik berkendara yang tepat.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat menggunakan Ertiga di tanjakan:

1. Tipe Transmisi dan Teknik Berkendara

Manual (MT): Lebih direkomendasikan karena pengemudi bisa mengontrol gigi dan tenaga secara langsung.

Matic (AT): Harus menggunakan mode L atau 2 agar tenaga tetap optimal saat menanjak. Jika salah posisi gigi, mobil bisa kehilangan momentum dan mundur tak terkendali.

2. Medan Ekstrem dan Risiko Rem Blong

Jalur Pacet-Cangar memiliki turunan curam dan tikungan tajam, yang bisa berisiko tinggi jika pengemudi tidak menggunakan teknik pengereman yang tepat.

Jika hanya mengandalkan rem kaki tanpa engine brake, rem bisa panas dan kehilangan daya cengkram, menyebabkan mobil tidak terkendali.

3. Bobot Penumpang dan Barang

Ertiga bukanlah mobil berpenggerak 4WD seperti SUV, sehingga jika terlalu penuh, bebannya bisa memengaruhi kemampuan mobil dalam menanjak.

Beban berlebih bisa memperberat akselerasi dan meningkatkan risiko mobil gagal menanjak atau tergelincir.

Penyebab Mobil Bisa Masuk Jurang di Pacet

Kasus Ertiga yang ditemukan masuk jurang di Pacet mengingatkan pada berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan di jalur tanjakan curam seperti:

1. Salah Teknik Berkendara

Salah memasukkan gigi saat menanjak atau menurun bisa menyebabkan mobil kehilangan kendali.

Jika mobil kehilangan tenaga di tanjakan, ada risiko mundur tak terkendali hingga masuk jurang.

2. Pengereman Tidak Optimal

Rem blong akibat overheat karena terus diinjak saat turunan tanpa mengandalkan engine brake.

Permukaan jalan yang licin karena hujan atau kabut membuat ban kehilangan traksi.

3. Kesalahan Manuver

Tikungan tajam di Pacet sering kali mengecoh pengemudi, terutama yang tidak terbiasa melewati jalur tersebut.

Salah perhitungan saat belok bisa menyebabkan mobil keluar jalur dan jatuh ke jurang.

4. Kondisi Jalan dan Cuaca

Jalur Pacet sering berkabut, mengurangi jarak pandang pengemudi.

Jalanan licin bisa membuat mobil kehilangan kendali, terutama jika kondisi ban kurang baik.

Kasus Suzuki Ertiga yang masuk jurang di Pacet menjadi pengingat bahwa medan ekstrem memerlukan teknik berkendara yang benar. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#jurang #suzuki #pacet #ertiga #mojokerto