Jawa Pos Radar Madiun – Siapa nih yang langsung drama setiap kali kupas bawang? Baru buka kulitnya aja, mata udah pedih, lalu menangis kayak habis nonton film Korea paling sad ending.
Ternyata penyebabnya bukan karena kamu baperan, tapi karena bawang itu punya senyawa bernama syn-Propanethial-S-oxide.
Ribet banget kan namanya? Tapi singkatnya, ini zat yang keluar waktu kupas bawang, terus bikin mata kita kayak disiram cabe.
Tapi tenang! Ada cara-cara cerdas yang bisa kamu pakai biar nggak lagi menangis di dapur.
Sebelum mengupas, masukkan dulu bawangnya ke dalam freezer sekitar 10 sampai 15 menit.
Dinginnya bakal bikin gas penyebab mata pedih jadi males keluar. Jadinya, kamu bisa ngupas dengan tenang, nggak pake drama air mata lagi.
2. Potong Ujung dan Pangkalnya Dulu
Bawang tuh bagian ujungnya kadang lebih bikin masalah. Jadi tips kedua, potong dulu sekitar 1-2 cm dari bagian atas dan bawah bawang sebelum kupas.
Langkah ini bisa ngurangin pelepasan gas biang kerok mata perih.
3. Celupkan ke Air Mendidih
Mau yang lebih ekstrem? Rebus sebentar bawangnya, 1-2 menit aja. Gas yang biasanya bikin mata pedih itu bakal larut di air panas.
Tapi jangan kelamaan ya, nanti bawangnya malah jadi lembek.
4. Mulai Kupas dari Bagian Atas, Bukan dari Akar
Biasanya kita mulai kupas bawang dari bagian bawah (deket akar), padahal justru di situ gudangnya gas perusak suasana.
Mulai dari atas aja—lebih adem dan lebih minim risiko nangis.
5. Sayat Dikit di Lapisan Luar
Sebelum dikupas, coba sayat sedikit bagian atas kulitnya. Ini bakal bantu banget buat ngelepas kulit bawang, dan gasnya juga jadi lebih terkontrol.
Setelah dikupas, jangan lupa bilas bawangnya pakai air dingin. Ini bisa menetralkan sisa-sisa gas yang mungkin masih nempel.
Bonusnya, bawangnya jadi segar dan siap dipotong-potong tanpa drama.
Nah, itu dia cara kupas bawang anti drama yang bisa kamu coba di rumah.
Dijamin, acara masakmu bakal jadi lebih menyenangkan. Nggak ada lagi cerita bikin sambel tapi malah kayak abis putus cinta.
Yuk, coba salah satu triknya dan rasakan bedanya! (dew)
Editor : Andi Chorniawan