Jawa Pos Radar Madiun - Toyota Innova Reborn varian diesel masih menjadi idola di pasar mobil bekas Indonesia.
Kombinasi kenyamanan, ketangguhan, dan mesin diesel yang irit bahan bakar menjadikan mobil ini banyak diburu.
Namun, di balik semua kelebihannya, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli. Berikut ulasan lengkapnya!
1. Harga Bekas Masih Sangat Mahal
Reputasi Toyota yang kuat dan performa mesin diesel yang terkenal bandel membuat harga bekas Innova Reborn tetap tinggi.
Bahkan, unit keluaran 2017–2018 saja masih banyak dijual di atas Rp 300 jutaan. Bagi sebagian orang, harga ini tergolong tidak sebanding dengan usia kendaraan.
2. Suara Mesin Diesel Kasar dan Berisik
Meski bertenaga, mesin diesel 2GD-FTV yang digunakan pada Innova Reborn Diesel menghasilkan suara yang cukup kasar, terutama saat pertama kali dinyalakan atau saat akselerasi tinggi.
Bagi kamu yang terbiasa dengan mesin bensin yang halus, suara ini bisa cukup mengganggu kenyamanan berkendara.
3. Mesin Gampang Pincang karena Solar Murah
Penggunaan bahan bakar solar bersubsidi atau kualitas rendah secara rutin dapat menyumbat injektor mesin.
Akibatnya, mesin menjadi pincang, performa turun drastis, dan konsumsi BBM jadi tidak optimal.
Perbaikan injektor diesel pun tidak murah dan memerlukan perawatan ekstra.
4. Transmisi Jeduk Saat Perpindahan Gigi
Banyak pemilik Innova Reborn Diesel mengeluhkan masalah transmisi yang terasa kasar alias "jeduk" saat pergantian gigi, baik di varian manual maupun otomatis.
Meskipun tidak semua unit mengalami masalah ini, gejala tersebut tentu mengurangi kenyamanan, terutama saat berkendara santai di dalam kota.
5. Biaya Perawatan Lebih Mahal
Meski terkenal bandel, perawatan mesin diesel modern seperti milik Innova Reborn Diesel memerlukan biaya lebih tinggi dibandingkan varian bensin.
Suku cadang lebih mahal, sistem injeksi butuh servis berkala khusus, dan pajak tahunan lebih besar.
Ini membuat total biaya kepemilikan jadi lebih berat di jangka panjang.
Toyota Innova Reborn Diesel memang memiliki banyak keunggulan, tetapi tidak sepenuhnya sempurna.
Bagi calon konsumen, memahami kekurangannya lebih awal akan membantu mengambil keputusan lebih cerdas, sesuai kebutuhan dan anggaran. (dce/naz)
Editor : Mizan Ahsani