Jawa Pos Radar Madiun - Koi Kohaku, dengan keanggunannya yang tak tertandingi, telah menjadi simbol keberuntungan dan kesuksesan dalam budaya Jepang.
Ikan ini tidak hanya dihargai karena keindahannya yang memesona, tetapi juga karena filosofi yang mendalam yang mengelilinginya.
Tubuh putih bersih dengan corak merah menyala membuat Kohaku menjadi pilihan utama para pecinta ikan koi.
Sebagai varietas koi tertua, Kohaku membawa sejarah panjang yang menjadikannya ikonik hingga saat ini.
Sejarah dan Asal-Usul Koi Kohaku
Koi Kohaku pertama kali dikembangkan pada akhir abad ke-19 oleh Kunizo Hiroi di Jepang.
Pada tahun 1888, Hiroi melakukan persilangan antara koi betina dengan pola merah di kepala dan koi jantan bercorak bunga sakura, menciptakan keturunan yang menjadi cikal bakal Kohaku modern.
Seiring waktu, Kohaku berkembang menjadi berbagai variasi pola dan warna, dan kini menjadi simbol status di dunia ikan koi.
Mitos dan Kepercayaan Seputar Koi Kohaku
Koi Kohaku tidak hanya menjadi favorit karena kecantikannya, tetapi juga karena sejumlah mitos dan kepercayaan yang mengelilinginya.
Berikut adalah beberapa di antaranya:
• Kohaku Membawa Keberuntungan dan Kemakmuran: Warna merah pada tubuh Kohaku melambangkan keberanian dan semangat, sementara warna putih menandakan kemurnian dan keseimbangan, yang dipercaya membawa keberuntungan besar bagi pemiliknya.
• Jumlah Koi yang Berarti: Menurut Feng Shui, memelihara sembilan ekor koi, termasuk Kohaku, dapat menyerap energi negatif dan membawa harmoni ke dalam rumah.
• Pola Warna Mencerminkan Nasib Pemilik: Pola merah yang merata dan seimbang dipercaya mencerminkan keberuntungan pemiliknya. Semakin tajam dan jelas pola warna merahnya, semakin besar hoki yang diyakini akan datang.
• Melompat Keluar dari Kolam sebagai Pertanda Buruk: Jika seekor Kohaku melompat keluar dari kolam, banyak yang menganggapnya sebagai pertanda adanya energi negatif di sekitar pemiliknya.
Jenis-Jenis Koi Kohaku
Koi Kohaku memiliki beberapa jenis berdasarkan pola merah (hi) yang ada pada tubuhnya. Berikut beberapa variasi yang terkenal:
• Inazuma Kohaku: Pola merah zig-zag yang menyerupai kilatan petir.
• Nidan Kohaku: Memiliki dua tanda merah yang terpisah di tubuhnya.
• Sandan Kohaku: Pola merah terdiri dari tiga bagian terpisah.
• Yondan Kohaku: Memiliki empat tanda merah di tubuhnya.
• Gin Rin Kohaku: Warna putih yang lebih berkilau dan memantulkan cahaya.
• Maruten Kohaku: Pola merah di kepala yang mirip dengan mahkota.
Setiap variasi menawarkan keunikan tersendiri, namun tetap mempertahankan esensi keindahan Kohaku.
Cara Memilih Koi Kohaku Berkualitas Tinggi
Memilih Kohaku berkualitas tinggi adalah seni tersendiri bagi para penghobi ikan koi.
Berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan:
• Warna Merah yang Pekat dan Merata: Warna merah yang pekat tanpa pudar atau berubah menjadi oranye, serta warna putih yang bersih tanpa bercak kuning, menjadi tanda kualitas tinggi.
• Bentuk Tubuh Proporsional: Tubuh Kohaku yang proporsional, menyerupai torpedo dengan sirip yang simetris dan lengkap, menunjukkan kualitas terbaik.
• Pola Warna yang Harmonis: Pola merah yang terdistribusi secara seimbang akan menciptakan tampilan menarik. Idealnya, warna merah tidak menutupi kepala atau mata ikan.
• Gerakan yang Lincah dan Sehat: Kohaku yang sehat akan berenang dengan anggun dan bebas dari tanda-tanda penyakit atau stres.
Harga Koi Kohaku: Dari Jutaan hingga Miliaran Rupiah
Harga Kohaku bervariasi tergantung pada ukuran, pola warna, dan garis keturunannya. Koi Kohaku ukuran kecil (8–30 cm) biasanya dijual mulai dari Rp 40 ribu hingga Rp 400 ribu.
Namun, bagi mereka yang mencari ikan dengan kualitas premium, harga bisa mencapai miliaran rupiah.
Pada tahun 2020, seekor Kohaku berkualitas tinggi terjual dengan harga Rp 1,1 miliar di Niigata, Jepang.
Bahkan, pada tahun 2018, sebuah Kohaku sepanjang 90 cm terjual dengan harga Rp 27,5 miliar! (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira